Share

Hari Batik Nasional, Finalis Kange-Yune Pelajari Batik Jonegoroan

Bojonegoro, 3/10 (Media Center) – Sebanyak 30 finalis kontes Duta Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Kange-Yune mendatangi salah satu sentra perajin Batik Jonegoroan di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu. Kunjungan ini sekaligus untuk merayakan hari batik nasional yang jatuh pada Minggu (2/10).

Di tempat ini, Para calon garda terdepan promosi wisata Bojonegoro itu diperkenalkan lebih dekat dengan batik oleh perajin langsung. Mulai bagaimana proses pembuatan hingga menjadi sebuah produk yang siap dipasarkan.

“Mereka kita bawa ke sini agar lebih memahami dan menjiwai salah satu potensi Bojonegoro ini,” ujar Ketua Paguyuban Kange Yune Bojonegoro, Yulis Widhiawati.

Menurut perempuan yang biasa disapa Bunda Widya ini, para finalis Kange-Yune Bojonegoro harus memahami betul potensi daerahnya. Selain mengidentifikasi, mereka juga harus memahami agar mudah menyampaikan kepada khalayak.

“Tahun lalu kita bawa ke lokasi wisata. Baru kali ini ke perajin batik,” ucapnya.

Para pengrajin batik di Desa Sukoharjo merupakan binaan operator minyak dan gas bumi Lapangan Banyuurip Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Dalam program kemasyarakatannya, EMCL telah memberikan pelatihan skill (keterampilan), manajerial, hingga pemasaran. Perajin juga diajak studi banding ke luar daerah, diikutkan dalam berbagai pameran, dan bahkan dibuatkan toko untuk menjual produknya.

“Ini merupakan komitmen kami dalam mengembangkan ekonomi masyarakat sekitar wilayah operasi dan upaya mendorong batik jonegoroan sebagai aset budaya warga Bojonegoro,” ucap Perwakilan EMCL, Ukay Subqy dalam kesempatan terpisah. Ia juga mengatakan, Melalui batik, transformasi budaya dan nilai-nilai moral positif disampaikan dari generasi ke generasi.(dwi/mcb)

Leave a Comment