Share

Hari Pertama Sekolah, Bupati Imbau Terapkan Sembilan Ketrampilan Hidup

Bojonegoro, 17/7 (Media Center) – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, menyampaikan, bagi orang tua wali murid, menemani putra-putrinya ke sekolah adalah sesuatu yang luar biasa. Luar biasa karena secara khusus meluangkan waktunya untuk putra-putri tercinta.
Inilah salah satu perwujudan nyata tanggung jawab sebagai orang tua terhadap masa depan putra-putri tercinta.
“Kita semua kelak di akhirat akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang sudah kita lakukan demi masa depan putra-putri kita tercinta,” ujarnya di hari pertama masuk sekolah sekaligus tahun ajaran baru 2017 ini.
Kang Yoto, sapaan akrabnya menyampaikan selamat datang di sekolah, selamat memulai tahun ajaran baru, selamat memulai perjalanan belajar bersama, selamat menjadikan sekolah ini sebagai tempat yang indah dan menyenangkan bagi semua proses belajar mengajar.
Pihaknya berpesan tujuan pertemuan ini untuk saling memahami proses belajar yang akan dilakukan dan apa saja yang perlu dilakukan. Rencanakan dan komunikasikanlah apa saja yang membuat proses pendidikan dapat berjalan baik dan efektif.
Ingat masa depan bangsa dan keluarga tergantung pada masa depan anak-anak. Kegemilangan bangsa dimulai dari halaman sekolah ini. Gagal dan berhasilnya bangsa Indonesia, termasuk Bojonegoro,  di masa depan ditentukan oleh keberhasilan proses pendidikan hari ini.
Tujuan utama Pendikan adalah menumbuhkan seluruh potensi anak anak. Sejarah membuktikan bahwa setiap anak punya peluang sukses asalkan menemukan kekuatan dirinya dan mampu menyiapkan ketrampilan hidup.
Dia juga berpesan, harus mulai merencanakan dimana kelak akan hidup dan dengan cara apa akan dapat hidup. Anak-anak jangan hanya berhenti mempertanyakan cita-cita formal seperti menjadi pegawai, dokter, tentara, Bupati dan yang sejenisnya. Tapi tanyakanlah pada diri sendiri apa yang perlu disiapkan agar sanggup hidup lebih baik.
“Hari ini saya minta orang tua dan murid mulai saling memahami 9 (sembilan) keterampilan hidup yang disebut sebagai sembilan ketrampilan kunci hidup sukses, apa yang perlu dikembangkan dan bagaimana cara mencapainya bersama.
Sembilan ketrampilan hidup itu adalah: Pertama, ketrampilan berniat baik. Kedua, ketrampilan berkarya yang dapat membuat anakku kelak mendapatkan pendapatan. Ketiga, ketrampilan komunikasi. Keempat, ketrampilan kerjasama. Kelima, ketrampilan berpikir kritis-reflektif bukan kritis sinis. Keenam,
ketrampilan kreatif inovatif. Ketujuh, ketrampilan mengelola hati agar terus berbahagia dan kedelapan ketrampilan hidup sehat mandiri. Mengingat kita hidup di Bojonegoro yang pada musim kemarau maupun penghujan selalu ada bencana, maka, kalian juga harus bersiap menjadi orang yang tangguh dalam menghadapinya, untuk ini diperlukan ketrampilan kesembilan, yaitu ketangguhan dan bahkan unggul dalam kebencanaan.  isilah bersama buku rencana hidup anak-anak dan teruslah kelak kembangkan yang lebih baik.
Pesan selanjutnya sosial dan alam menjadi bahan pengalaman, bahan pembelajaran, sasaran untuk diperbaiki bersama sama. Inilah yang disebut dengan _Realistic Education_, sebuah pendidikan yang berdasar pada dunia nyata, yang menantang ketrampilan hidup dan berkembang bersama untuk menciptakan kehidupan lingkungan yang lebih baik secara nyata.
Pihaknya berharap diantara sekolah dan warga saling berkunjung untuk saling belajar atas kemajuan masing-masing. Itulah suatu masa dimana kemajuan akan menjadi proses bersama yang akan terus menerus berkembang tanpa batas.
“Saya yakin dalam waktu lima sampai sepuluh tahun ke depan dampaknya akan sangat terlihat dalam kehidupan kita bersama,” tegasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment