Share

Harus Petakan Rawan Keamanan Pada Pilkades Serentak

Bojonegoro, 28/10 (Media Center) – Dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Bojonegoro pada November 2016 mendatang, semua pihak harus memetakan potensi rawan keamanan yang ada di masing-masing wilayah.

Camat Sumberejo, Muhammad Ilham, mengatakan, dilema yang harus dihadapi dalam pilkades tahun ini adalah adanya perubahan-perubahan aturan yang bisa memunculkan permasalahan dan polemik .

“Hal ini menandakan tidak adanya konsistensi karena perubahaan yang sering terjadi,” ujarnya saat Rakor Pilkades beberapa waktu lalu.

Hal lain, bagi mereka para calon kepala desa akan membuat banyak pertimbangan. Selain itu, harus ada perhatian terhadap nasib para petugas dilapangan.

Menurutnya, perubahaan yang dilakukan sudah berulangkali di masyarakat. Seperti adanya wacana penggunaan e- voting kemudian diubah lagi ke sistem manual atau pencoblosan, lalu yang semula empat gelombang menjadi serentak.

Sementara itu, Kepala BPMPD Kabupaten Bojonegoro, Djumari menyatakan, pihaknya mempunyai beberapa skenario untuk pelaksanaan Pilkades. Jika opsi kedua yakni mundur maka pemerintah harus melakukan sosialisasi ulang kepada para panitia di desa dan bakal calok Pilkades.

“Daftar Pemilih Tetap (DPT) dapat berubah karena dua hal yakni orang yang dimaksud meninggal atau berpindah tempat,” tandasnya.

Ditambahkan untuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) terkecil ada dua, sedangkan yang paling besar yakni terdiri lima TPS. Menurutnya ada satu TPS yang memiliki hak suara sampai 900 dan kemungkinan biliknya akan diperbanyak.

Terpisah, Wakil Bupati, Setyo Hartono, mengharapkan agar BPMPD untuk segera melaporkan semua pertimbangan dan kendala yang sudah disampaikan oleh beberapa pihak.

“BPMPD dan Kepolisian untuk segera menindak lanjuti semua usulan yang masuk, kita harus segera memberikan kepastian kepada para camat dan desa yang akan menyelenggarakan kegiatan pelaksanaan Pilkades serentak,” tegasnya.

Pemkab harus segera mengambil keputusan demi suksesnya pilkades yang akan berlangsung bulan November mendatang.(dwi/mcb)

Leave a Comment