Share

Hasil Sidak Lapangan, Masalah PKL Mendominasi

Hasilnya, di titik pantau Jalan Teuku Umar ada beberapa temuan dilapangan diantaranya adalah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada dijalan ini. Banyak diantara mereka yang menggunakan trotoar dan badan jalan untuk menggelar barang dagangan mereka, selanjutnya adalah trotoar yang rusak dan bergelombang serta banyaknya taman yang rusak.

Bojonegoro (Media Center) – Jika beberapa daerah lain dihari pertama masuk kerja diisi dengan apel dan halal bihalal, maka dijajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro turun langsung ke lapangan. Sekitar pukul 13.00 WIB (Senin, 4/8/2014) kemarin, para pimpinan dan pejabat mulai Bupati, Wakil Bupati dan Sekda dan Kepala SKPD melakukan sidak dengan berjalan kaki melakukan observasi dan pengamatan di lima ruas jalan yakni Jl. Mastrip. Jl. Teuku Umar, Jl. KH. Mansyur, Jl. KH. Hasyim Asy’ari, Jl. Pahlwan. Jalan Diponegoro dan Jalan Gajah Mada Bojonegoro.

Sebelum aksi turun ke lapangan ini, Bupati Bojonegoro menyampaikan beberapa motivasi. Ia menegaskan menarik perhatian bukan perkara gampang ada seni yang harus dimiliki yakni dengan cara yang sederhana menggunakan segenap hati dan pikiran yang kita miliki dalam memandang semua objek tersebut.

“Turun gunung ini akan semakin lengkap jika dilakukan dengan jalan kaki, akan berbeda jika menggunakan kendaraan,” ujar bupati yang kerap disapa Kang Yoto ini.

Hasilnya, di titik pantau Jalan Teuku Umar ada beberapa temuan dilapangan diantaranya adalah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada dijalan ini. Banyak diantara mereka yang menggunakan trotoar dan badan jalan untuk menggelar barang dagangan mereka, selanjutnya adalah trotoar yang rusak dan bergelombang serta banyaknya taman yang rusak. Hal ini menandakan bahwa kepedulian PKL dan masyarakat terhadap taman dan tumbuhan perdu di jalan teuku umar masih minim. (**mcb)

 

Leave a Comment