Share

Hijaukan Kota, Pemkab Bojonegoro Tanam 682 Pohon Baru

Bojonegoro, Media Center – Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman (PKP) Cipta Karya tuntas menanam sebanyak 682 pohon baru. Pohon yang ditanam untuk mengganti pohon tua yang telah ditebang di kawasan kota Bojonegoro.

Penanaman pohon juga dilakukan agar jalan di perkotaan terlihat cantik dan kembali teduh seperti dulu sekaligus tetap memperhatikan aspek keamanan dan kekuatan pada pohon yang ditanam. Ke depan, kawasan kota ditanami pohon Tabebuya sebanyak 562 pohon dan pohon tanjung sebagai peneduh sebanyak 120 pohon.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Umum (PSU) Dinas PKP Cipta Karya, Hari Prasetyo mengatakan bahwa pemilihan dan penanaman pohon sudah memperhatikan ketahanan, keamanan akar, dan umur pohon. Penanaman pohon menggunakan metode buis beton berbentuk lingkaran yang berfungsi sebagai pot didalam tanah untuk melindungi akar. Selain itu juga menggunakan kerangka besi untuk melindungi pohon dibagian atas.

“Penanaman pohon kami lakukan dengan memperhatikan seluruh aspek. Pihak penyedia juga memberikan jaminan akan mengganti pohon jika pohon yang ditanam tidak tumbuh atau mati,” ungkapnya.

Di sisi lain, pohon tanjung atau masyarakat lebih familiar dengan nama pohon “sawo kecik” ini juga berfungsi sebagai pengharum alami lingkungan. Hal ini dapat terjadi karena saat pohon tanjung berbunga akan mengeluarkan bau wangi sehingga dapat menjadi parfum alami di kawasan kota. Pohon peneduh ini akan ditanam dengan interval 5 banding 1 yakni setiap 5 pohon tabebuya akan terdapat 1 pohon tanjung.

Rincian jumlah pohon yang ditanam yaitu :
1. Jalan Kartini 96 pohon tabebuya dan 24 pohon tanjung
2. Jalan Gajahmada 217 pohon tabebuya dan 43 pohon tanjung
3. Jalan Panglima Sudirman 129 pohon tabebuya dan 19 pohon tanjung
4. Jalan Untung Suropati 66 pohon tabebuya dan 19 pohon tanjung
5. Jalan Diponegoro 54 pohon tabebuya dan 15 pohon tanjung

Sebanyak 682 pohon ini masih dalam tahap pengawasan oleh dinas terkait dan pihak penyedia serta dapat terjadi penambahan pohon secara kondisional dengan memperhatikan ketersediaan lahan tanam jika diperlukan.(Alfan/NN)

Leave a Comment