Share

Hujan Deras, Dam di Sugihwaras Tergerus Air

Bojonegoro, 1/2 (Media Center) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro, membuat bangunan dam atau bendungan yang dibangun sejak 2008 lalu di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, mengalami pengikisan.

“Akibatnya, air merembes keluar melalui pintu saluran air dan menggenangi jalan paving disekitarnya,” ujar Kepala Pelaksana BPBD, Andik Sudjarwo, Rabu (1/2).

Untuk mengantisipasi banjir bandang akibat pengikisan tersebut, lanjut Andik, perangkat desa beserta warga setempat melakukan kerja bakti dengan memberi patok bambu dan menutup dengan karung yang diisi dengan batu krapak.

Pihaknya menghimbau agar warga selalu waspada terhadap bencana alam yang sering terjadi pada saat musim penghujan seperti sekarang ini.

“Hujan yang turun di wilayah Bojonegoro setiap hari mencapai 300 mili liter per detik,” imbuhnya.

Daerah yang rawan dilanda banjir luapan air sungai Bengawan Solo sebanyak 146 desa dari 16 kecamatan. Yakni di antaranya Kecamatan Padangan, Malo, Kasiman, Kalitidu, Dander, Trucuk, Bojonegoro, Kapas, Balen, Kanor, Sumberejo, hingga Baureno.

“Sedangkan daerah yang rawan longsor yakni Kecamatan Temayang, Ngambon, Sugihwaras, Tambakrejo, Margomulyo, Bubulan, Purwosari, Malo, Kasiman dan Trucuk,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment