Share

Informasi Bernasis Data Solusi Tangkal Hoax

Bojonegoro, 11/2/2019 (Media Center) – Informasi berbasis data menjadi salah satu solusi untuk memerangi hoax. Dengan data yang akurat dapat dengan mudah dicek kebenarannya.

“Jika itu diterapkan media akan menekan hoax yang sekarang ini marak,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur yang mewakili Bupati Anna Muawanah dalam Tasyakuran dan Jagong Bareng Hari Pers Nasional (HPN) 2019 bertema “Cerdas Bermedia, Bojonegoro Produktif” di tempat tunggu di Terminal Rajekwesi Jalan Veteran, Minggu (10/2/2019).

Menurut Kusnandaka, sapaan akrabnya, sekarang ini informasi berbasis data menjadi tuntutan masyarakat. Karena setiap produk jurnalistik memberikan makna.

“Itu dapat dilakukan dengan pengembangan skill. Untuk itu harus terus meningkatkan kompetensi,” tegasnya.

Kusnandaka mengakui jika era digital sekarang ini telah terjadi disrupsi informasi. Masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan informasi baik dari media siber maupun media sosial.

“Tiga atau dua puluh tahun lalu, wartawan di Bojonegoro dapat dihitung dengan jari. Tapi dengan era digital sekarang ini banyak sekali bermunculan media online,” tuturnya.

Sesuai dengan tema HPN Bojonegoro maupun secara nasional Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital, Kusnandaka berharap media masa bisa lebih produktif.

“Dengan profesionalitas itu semua dapat terwujud,” pungkas Kusnandaka.

Senada disampaikan Kapolres Bojonegoro, AKBP. Ary Fadly. Menurut dia, era digitalisasi menjadikan sekarang ini banjir informasi. Disebutkan dari data yang ada, 80 persen informasi yang beredar di media sosial adalah hoax.

“Untuk itu diperlukan sinergi, koordinasi dan kolaborasi antar semua pihak untuk memerangi hoax. Karena dampak hoax ini sangat besar dan berbahaya,” sambung kapolres.

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Prianto menyampaikan media memiliki peranan penting dalam ikut mendorong pembangunan daerah. Baik melalui kritik maupun berita-berita yang menginspirasi.

“Jika fungsi media sebagai kontrol, edukasi dan hiburan ini dijalankan dengan baik secara profesionalitas, tentu akan membantu pemerintah dalam mengawal dan melaksanakan kebijakan-kebijakan yang akan dan sedang dilaksanakan,” ucap politisi Partai Demokrat itu.

Wakil Bupati, Budi Irawanto berharap media bisa bekerjasama dengan Pemkab dalam memajukan Bojonegoro.

“Kita selalu terbuka kepada teman-teman media. Tapi Terbuka bukan berarti telanjang,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro itu.

Ketua PWI Kabupaten Bojonegoro, Sasmito Anggora menegaskan dengan HPN 2019 ini, media harus ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia, khususnya Bojonegoro.

“Dengan era digitalisasi sekarang ini memudahkan masyarakat untuk mendapatkan dan memanfaatkan informasi,” ujar Sasmito.

Kegiatan ini dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), perwakilan Operator Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Malik Ukay, Operator Migas Lapangan Sukowati, Angga, group facebook Bojonegoro, dan elemen masyarakat.(*dwi/mcb)

Leave a Comment