Share

IPB Beri Rumusan Cybex, Media Center Beri Pelatihan Gratis

Bojonegoro (Media Center) – Kesiapan perangkat tehnologi dan informatika (TI), koordinasi dengan pakar pertanian, TI dapat diakses dengan mudah, membangun komunitas petani dan penyuluh, serta mempunyai agenda cyber.

Itulah rumusan pelaksanaan Cyber Extension (cybex) yang harus mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. “Itu lima komponen penting,” jelas Ketua LPM Magister Engineering Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr Prastowo.

Menurut Prastowo, program cyber extension (Cybex) sendiri, merupkan salah satu program startegis IPB. “Sudah banyak inovasi yang dihasilkan IPB, tapi masih sedikit yang dimanfaatkan khalayak,” jelasnya.

Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto MSi, mengungkapkan, program cybex merupakan salah satu upaya Pemkab untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) petani guna mewujudkan Bojonegoro sebagai lumbung pangan dan energi negeri. Karena melalui program ini petani maupun peternak bisa berkonsultasi langsung melalui jaringan TI, termasuk video call dengan para pakar IPB.

“Dengan begitu petani dan peternak dapat belajar dan ada transformasi ilmu dari IPB ke masyarakat. Sehingga petani dan peternak semakin cerdas,” kata Suyoto.

Diawal tahun 2014 ini, Pemkab telah menetpakan sejumlah lokasi sebagai pilot projectnya. Diantaranya sentra bawang merah di Desa Duwel, Kecamatan Kedungadem, sentra jambu merah dan belimbing di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, peternakan Lembu Seto di Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, rumah inovasi di Kecamatan Padangan, dan sentra padi di Kecamatan Sumberjo.

Cybex sendiri merupakan program kerjasama antara Pemkab Bojonegoro dengan IPB, yakni wadah konsultasi secara langsung seputar produksi pangan. Seusuai namanya, cybex menggunakan basis TI untuk penerapannya, termasuk penggunaan jejaring sosial yang difasilitasi oleh Media Center Mas Toemapel.

“Para petani dan peternak, dapat datang ke media center untuk mendapatkan pelatihan pemanfaatan TI agar dapat menggunakan program cybex ini,” terang Kusnandaka Tjatur selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Infornatika (Kominfo) Bojonegoro.

Hingga saat ini, tercatat sejumlah kelompok tani telah belajar dan mencoba langsung program cybex tersebut. “Diantaranya adalah petani dari padangan, peternak dari Napis, dari Ngasem. Dan saat ini ada beberapa yang sudah mengajukan pelatihan di media center, dan ini gratis untuk petani serta peternak,” tambahnya. (nu/ramcb)

Leave a Comment