Share

Isi Seminar di HPN, Kang Yoto Usung Tema Keterbukaan Informasi

Bojonegoro, 9/2 (Media Center) – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar di Ambon hari ke empat, selain pameran di Lapangan Merdeka masih berjalan dengan dipadati pengunjung setiap harinya. Kali ini ada event yang tak kalah penting yaitu seminar inovasi pelayanan publik dengan menghadirkan empat narasumber kepala daerah yang dianggap berhasil dalam menciptakan inovasi pelayanan publik di daerahnya.

Empat kepala daerah dimaksud adalah Wakil walikota Bandung, Bupati Sragen, Walikota Surabaya dan Bupati Bojonegoro. Masing-masing kepala daerah inspiratif ini menyampaikan keberhasilannya antara lain Bupati Sragen dengan Unit Penanganan Orang Miskin, Walikota Surabaya dengan Command Centernya dan tak kalah Bupati Bojonegoro dengan keterbukaan pemerintahannya.

Bupati Bojonegoro yang akrab disapa Kang Yoto ini menyampaikan perjalanan panjang bagaimana pemerintah dan masyarakat Bojonegoro melalui tahap demi tahap keterbukaan sejak tahun 2008 melalui dialog publik sampai dengan adanya aplikasi SIAP LAPOR sebagai sistem yang terintegrasi menciptakan layanan pengaduan kepada masyarakat.

Minggus, salah seorang peserta seminar dari Maluku menyatakan kagum kepada Bojonegoro. “Bagaimana cara kami harus memulai di Maluku supaya dapat berinovasi seperti Bojonegoro,” ujarnya.

“Kunci keberhasilan adalah jangan mengeluh, jangan bilang bukan tanggungjawab kita, jangan bilang tidak ada anggaran dan jangan korupsi,” jawab Kang Yoto.

Latar belakang Kabupaten Bojonegoro dulunya adalah kabupaten miskin dan memiliki berbagai potensi bencana. Namun dengan komitmen dan kerja bersama, perubahan mulai tampak di berbagai sektor.

Dalam pelaksanaan pameran selama lima hari ini, stand Bojonegoro telah dikunjungi sebanyak 305 tamu dari berbagai kalangan. Mulai dari siswa, PNS, media dan sebagainya, dengan menyajikan inovasi melalui berbagai aplikasi yang dimiliki terutama terkait tata kelola pengaduan masyarakat. (mcb/al)

Leave a Comment