Share

Jelang Adipura, Ini PR Pemkab

Jelang penilaian Adipura Kencana di Kabupaten Bojonegoro,ada beberapa hal yang harus dibenahi oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Bojonegoro. Mulai dari pengelolaan sampah, keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH), hingga keanekaragaman hayati di hutan kota.

Bojonegoro (Media Center) – Jelang penilaian Adipura Kencana di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang akan dilakukan pada pertengahan Maret nanti, ada beberapa hal yang harus dibenahi oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Bojonegoro. Mulai dari pengelolaan sampah, keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH), hingga keanekaragaman hayati di hutan kota.

Untuk pengalolaan sampah di Kabupaten Bojonegoro belum optimal. hal ini karena saat ini Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) baru ada satu unit, dan akan dibangun dua unit tambahan untuk menampung sampah dari wilayah Bojonegoro barat dan timur.

Selain itu, luasan RTH di kabupaten Bojonegoro masih terbilang kurang. Idealnya luasan RTH di sebuah kota seluas 20% yang berupa ruang terbuka publik. Ruang terbuka hijau yang bisa diakses publik ini termasuk pemakaman, jalur hijau serta pepohonan di sepanjang trotoar, taman kota dan hutan kota. Selain itu juga 10% ruang privat yang meliputi halaman dan pekarangan rumah warga.

“Kekurangan kita yang paling banyak ada di RTH yang masih minim di Bojonegoro,” ujar Nurul Azizah, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Bojonegoro, saat ditemui usai rapat koordinasi Adipura. Selain itu keanekaragaman hayati di hutan kota juga masih kurang. (lyamcb)

1 Comment on this Post

  1. bojonegoro perlu pengelolaan sampah dengan sistem bank sampah, jadi sampah bisa menghasilkan rupiah, kemudian taman kota segera direalisasikan agar bisa menjadi ruang hijau terbuka selain alun2.

    Reply

Leave a Comment