Share

Jelang Akhir Masa Kontrak Proyek Migas

Proyek di lapangan migas Banyuurip, Blok Cepu, Bojonegoro Jawa Timur akan segera berakhir. Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro, hingga saat ini belum ada perubahan jumlah tenaga kerja yang signifikan dari industri ekstraktif itu.

Bojonegoro (Media Center) – Proyek di lapangan migas Banyuurip, Blok Cepu, Bojonegoro Jawa Timur akan segera berakhir. Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro, hingga saat ini belum ada perubahan jumlah tenaga kerja yang signifikan dari industri ekstraktif itu.

Kepala Bidang Pelatihan dan Tenaga Kerja Disnakertransos Bojonegoro, Joko Susanto, mengatakan, masing-masing kontraktor dalam laporannya menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja masih stagnan.

“Kontraktor EPC 1 PT TriPatra, tenaga kerja yang dilaporkan sebanyak 6.000 orang, jumlah ini belum ada perubahan yang mencolok, begitu pula dengan kontraktor lainnya,” ujarnya saat ditemui di ruangannya.

Ia menyebutkan, hingga saat ini belum ada laporan mengenai pengurangan tenaga kerja dari masing-masing kontraktor. Meskipun ada, jumlahnya hanya sedikit dan dilakukan bertahap sesuai kontrak pekerjaan yang disepakati dari awal.

Untuk mengantisipasi pengurangan tenaga kerja di sektor migas ini, Joko mengaku, Disnakertransos belum memiliki antisipasi khusus. Namun, pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar tak terjadi lonjakan pengangguran akibat masa kontrak telah habis.

“Salah satu antisipasinya adalah menyelenggarakan job fair yang bekerjasama dengan beberapa perusahaan. Jadi masing-masing perusahaan tinggal mengajukan persyaratan, dan kami menyediakan tenaga kerja yang dibutuhkan.” tegasnya. (*/lyamcb)

Leave a Comment