Share

Jelang Launching Cybex (7) : 4 Lokasi sebagai Pilot Project

Bojonegoro (Media Center) – Kecamatan Kedungadem, Kalitidu, Padangan, dan Sumberrejo ditetapkan sebagai pilot project suksesnya program lumbung pangan dan energi untuk negeri. Hal itu disampaikan oleh Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto MSi.

Ke empat Kecamatan tersebut dipilih, menyusul potensi pangan yang menonjol. Kecamatan Kedungadem dengan sentra bawang merah, di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, sebagai sentra belimbing dan jambu merah, Balai Kecamatan Sumberrejo, ternak sapinya, dan di rumah inovasi yang ada di Padangan sebagai penghasil padi.

“Seharusnya ada 8 daerah yang punya potensi pangan, maka kebutuhan untuk wilayah yang lain akan disolusi secara bertahap, baik oleh Pemkab sendiri, maupun oleh pihak lain sehingga bisa segera menyusul seperti pilot projectnya,” terang Suyoto.

Penetapan pilot project tersebut bersamaan dengan rencana PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (PT Telkom), yang akan secara simbolis menyerahkan bantuan pada saat launching Bojonegoro Cyber Extension (Cybex) di Desa Duwel, Kedungadem besok (Senin, 6/1/2014).

Bantuan PT Telkom melalui Coorporate Social Responcibilty (CSR) pada Pemkab Bojonegoro tersebut berupa pendirian Broadband Learning Center (BLC) di ke empat lokasi tersebut. Di masing-masing lokasi tersebut diberikan 5-10 Personal Computer dilengkapi akses internet kecepatan tinggi (broadband access).

“Pada prinsipnya, dari sisi jumlah, kami menyesuaikan dengan kesiapan di tiap-tiap lokasi. Namun saat ini kami cukupi total sejumlah 30 buah Personal Computer,” kata Ivone Andayani, Humas PT Telkom Regional Indonesia Timur.

Selain BLC, Ivone berharap kedepannya para pelaku industri kecil di Bojonegoro juga dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memasarkan hasil produksinya. “Disinilah nanti mereka bisa memperoleh informasi serta menggunakannya untuk mencari konten-konten terkait pangan, sampai pada pemasaran online,” paparnya.

Ivone menambahkan, dengan memasarkan secara online, nantinya hasil olahan produksi mereka bisa go global. PT Telkom sendiri menyatakan telah menyediakan fasilitas yang berkaitan dengan pemasaran online tersebut, yakni melalui program IndiPreneur. “Upaya Telkom membuat UKM Indonesia go global dengan meng online kan produknya melalui UKM Online di www.smartbisnis.co.id,” jelasnya. (nu/ramcb)

Leave a Comment