Share

Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok Makin Mahal

Bojonegoro (Media Center) – Sepekan jelang hari raya idul fitri 1435 hijriah harga-harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Bojonegoro seperti gula, beras, minyak, dan lainnya, merangkak naik.

Terhitung hingga Senin (4/7), sejumlah kebutuhan pokok yang naik, seperti gula dari Rp12.000 per kilogram menjadi Rp14.500 per kilogramnya.

Kemudian minyak goreng dari Rp12.500 menjadi Rp 13.500 per kilogramnya. Beras super dari Rp9.500 per kilogramnya menjadi Rp 10.500 per kilogramnya.

Sedangkan telur dari Rp18.000 menjadi Rp19.000 per kilogram. Sementara daging sapi masih tetap, yaitu rata-rata Rp 95-97 ribu per kilogramnya.

Daging ayam potong dari semula Rp30.000 per kilogram naik menjadi Rp35.000 per kilogram. Sementara ayam kampung dari 37.000 per ekor naik menjado Rp45.000 per ekor.

Sumiati, 43 tahun, pedagang di pasar Krempyeng Bojonegoro, mengatakan, kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah yang sebelumnya Rp25.000 per kilogram menjadi Rp36.000 per kilogramnya.

“Bawang putih dari Rp24.000 per kilogram naik menjadi Rp28.000 per kilogram,” tambahnya.

Selain itu, cabai rawit dari semula Rp25.000 per kilogram naik menjadi Rp35.000 per kilogram, begitu juga cabai keriting dari Rp23.000 naik menjadi Rp28.000 per kilogram.

“Biasanya, setelah lebaran harga juga belum tentu langsung turun. Ya memang kondisi pasar begini. Saya cuma mengikuti saja. Karena, permintaan meningkat,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment