Share

Jelang Pilkades 2016, Bupati Bojonegoro Beri Pengarahan

Bojonegoro, 23/11 (Media Center) – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang di Kabupaten Bojonegoro, Bupati Bojonegoro Suyoto, memberikan pengarahan kepada 84 calon Kepala Desa yang akan mengikuti pilkades pada 30 November mendatang di ruang Angling Dharma Kantor Pemkab Selasa (22/11). Tak hanya Bupati, pengarahan juga diberikan oleh Kapolres, Dandim 0813, Kepala Pengadilan Negeri dan Kejari Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro Suyoto, menyampaikan agar pelaksanaan Pilkades nanti berjalan lancar, aman, berkualitas dan hasilnya menggembirakan. Sebab, berdasarkan pengalaman sebelumnya, banyak permasalahan justru muncul setelah pelaksanaan Pilkades.

“Dalam pelaksanaanya, kita harus mempunyai prinsip yang pertama Pilkades harus bersih, harus paham norma dan aturan. Yang ketiga calon dan pemilihnya harus berkualitas sehingga hasilnya akan membahagiakan, dan tidak mendeskriminasi salah satu pihak,” tandasnya.

Ia juga menegaskan agar Pilkades jangan sampai menjadi ajang money politic atau politik uang serta berharap para Kades yang terpilih membawa perubahan terbaik bagi desanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Bojonegoro, Djumari menjelaskan, Pilkades di Bojonegoro dilaksanakan serentak dan terbagi menjadi beberapa gelombang yakni di 2016, 2019 dan 2020. Sistemnya pun terbagi menjadi dua TPS yang tersebar dan berkelompok.

“Jadi bisa dilaksanakan di satu tempat Balai Desa, atau di beberapa tempat namun masih satu lokasi,” katanya.

Ia juga menegasakan bahwa ada beberapa aturan yang harus ditaati dan sanksi yang diberikan bagi calon kepala desa yang terbukti melakukan money politic.

“Seperti dalam melakukan kampanye tidak diperbolehkan menggunakan aset Desa sebagai media, misalnya menjanjikan tanah milik Desa untuk di berikan kepada tim sukses calon Kepala Desa terpilih nanti,” ujar Jumari.(mcb/humas)

Leave a Comment