Share

Jembatan Bojonegoro – Trucuk Ditarget Rampung Akhir 2017

Bojonegoro, 27/5 (Media Center) – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Bojonegoro menargetkan pembangunan jembatan di atas Sungai Bengawan Solo yang menghubungkan Kecamatan Bojonegoro – Trucuk, rampung akhir tahun 2017 ini. Saat ini, kontraktor pelaksana mulai mempersiapkan pembuatan rangka jembatan.

“Termasuk uji coba material baja jembatan, juga kabel dan lainnya,” kata Kepala DPU Bina Marga Andi Tjandra.

Pembangunan jembatan ini menelan total anggaran Rp 84 miliar dari APBD Bojonegoro. Memiliki panjang 145 meter, lebar 9,75 meter dengan model lengkung grider. Rinciannya, tahun 2016 sebesar Rp25 miliar yang digunakan membangun pondasi dan pekerjaan lain. Sedangkan tahun ini sebesar Rp 59 miliar yang diperuntukan ,e,buat rangka jembatan.

Andi optimis kontraktor pelaksana dapat menyelesaikan pembangunan jembatan sesuai terget. Dengan begitu keberadaan Jembatan Bengawan Solo yang menghubungkan Kecamatan Bojonegoro – Trucuk itu akan mempermudah akses warga di utara Bengawan Solo ke sejumlah desa di Kecamatan Trucuk.

Karena selama ini warga di sejumlah desa di Kecamatan Kota harus berputar melewati Jembatan Bengawan Solo di Desa Banjarjo Kecamatan Kota (jembatan banjarsari) dengan jarak sekitar 10 kilometer, atau menyeberang dengan memanfaatkan perahu tambang di sejumlah lokasi tambang Bengawan Solo.

“Jembatan ini sangat dibutuhkan warga,” imbuhnya.

Pembangunan jembatan Kecamatan Bojonegoro – Trucuk ini merupakan yang ketiga kalinya. Sebelumnya Pemkab Bojonegoro juga telah membangun jembatan Kalitidu – Malo dan Padangan – Kasiman. Semuanya melintas di atas sungai terpanjang di Pulau Jawa.(dwi/mcb)

Leave a Comment