Share

JOB P-PEJ: Gas Sukowati Tinggal 17.000 MMSCFD

Bojonegoro (Media Center) – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) milik Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, nampaknya harus gigit jari. Hal ini dikarenakan, gas yang dihasilkan dari pengeboran di Lapangan Sukowati, Blok Tuban, hanya bekisar 17.000 MMSCFD.

“Dengan kapasitas gas yang jumlahnya 17.000 MMSCFD tentu tidak ekonomis untuk dikelola,” ujar Field Operation Superintendant JOB P-PEJ, Fauzy A Mayanullah, Kamis (28/1).

Produksi minyak dan gas bumi di Lapangan Sukowati saat ini mengalami penurunan secara alamiah. Saat ini produksi minyak hanya mencapai 16.000 Barel/hari.

“Di dalam kandungan gas 17.000 MMSCFD tersebut, sebanyak 25% CO2 yang tidak bisa dimanfaatkan,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur PT BBS, Edy Fritz Dominggus, mengatakan, mitranya dalam pembangunan fasilitas gas flare di Dusun Plosolanang, Desa Campurejo, Kecamatan/kabupaten Bojonegoro telah melakukan sosialiasi untuk mengawali pekerjaan teknis awal tahun ini.

“Kalau mereka sanggup membangun ya kenapa tidak, yang penting kita siap maju,” tukasnya.

Terpisah, masyarakat setempat telah menunggu proyek gas flare ini sejak beberapa tahun yang lalu. Akan tetapi, hingga saat ini lokasi yang rencananya akan digunakan untuk mengolah gas buang itu belum juga terealisasi.

“Kapan dibangunnya? kalau tidak segera ya pasti gasnya tinggal sedikit,” ungkap Agus Susanto, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.(dwi/mcb)

Leave a Comment