Share

JOB P-PEJ Minta Berita dan Kontrol Dari Media

Bojonegoro (Media Center) – Field Manager Joint Operating Body (JOB) Pertamina – Petrochina East Java (P-PEJ), mengharapkan berita dan kontrol yang benar dari para awak media. Hal ini disampaikannya saat membuka pelatihan penulisan features dan sosialisasi migas yang diikuti puluhan awak media di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur di salah satu restoran di Bojonegoro, Rabu (1/6).

“Kalau kami salah, kami bersedia diingatkan. Namun, agar berita tidak simpangsiur, konfirmasi harus dari dari satu pintu,” jelas Sugeng.

Dalam paparannya, Sugeng juga menjelaskan kondisi proyek JOB P-PEJ di Bojonegoro. Ia menekankan, proyek JOB P-PEJ ini merupakan kerjasama antara Pertamina yang memiliki saham 75% dan Petrochina dengan saham 25%.

“Pertamina ini 100% sahamnya milik negara. Jadi proyek dan keuntungannya untuk negara,” lanjutnya.

Selanjutnya, Bidang pemberitaan SKK Migas Jabanusa, Alvian memaparkan proses industri hulu migas. Ia menuturkan, saat ini masih banyak orang yang beranggapan bahwa kerjasama antara pemerintah dengan kontraktor untuk mengelola migas merugikan negara.

“Padahal, dengan kontrak kerjasama ini, negara mendapat keuntungan maksimal tanpa ada ancaman kerugian saat gagal produksi,” terangnya.

Di akhir paparan, ia memberikan empat kesimpulan. Yakni Industri hulu migas merupakan lahan strategis dan bisa menimbulkan multi effect di sektor lain. Semua stakeholder menyadari bahwa industri migas adalah pekerjaan jangka panjang dan tidak bisa didekati dengan kepentingan jangka pendek

“Jadi, pemerintah daerah tidak bisa mengambil kebijakan jangka pendek dan menguntungkan saat ini saja,” lanjutnya.

Selanjutnya, kegiatan ini perlu dukungan dari banyak pihak serta sumber daya migas tidak terbarukan.

“Jadi pengelolaannya harus dipikirkan secara berkelanjutan,” tukasnya.(mcb)

Leave a Comment