Share

JTB Bagian Proyek Strategis Nasional

Bojonegoro, 25/9 (Media Center) – PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahaan, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) akan menggelontorkan dana investasi senilai US$1,547 miliar untuk proyek unitisasi lapangan gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB).

Pertamina bertekad segera mewujudkan JTB yang merupakan bagian proyek strategis nasional tersebut, agar dapat memberikan multiplier effect bagi ekonomi nasional.

Hal ini dibuktikan dengan Menteri ESDM Ignasius Jonan yang meresmikan peletakan batu pertama batu pertama proyek J-TB.

Hadir dalam peresmian, SKK Migas, Amin Suryanadi, Kepala BPH Migas Fanshurllah Asa, Komisaris Utama PT Pertamina Tanri Abeng, Dirut PT Pertamina Elia Massa Manik, dan Bupati Bojonegoro, Suyoto.

Dirut PT Pertamina Elia Massa Manik, mengatakan, peletakan batu pertama pengembangan J-TB akan menjadi harapan baru bagi Indonesia, khususnya untuk mengatasi defisit pasokan gas di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Dengan cadangan gas J-TB sebesar 2,5 Triliun kaki kubic (TFC), Pertamina berharap industri di Jawa Tengah dan Jawa Timur akan mendapat suplai gas yang cukup menggerakkan ekonomi nasional.

“Pengembangan lapangan J-TB juga akan membuka lapangan kerja secara langsung maupun tidak langsung dan pada gilirannya akan mengurai angka kemiskinan yang menjadi prioritas program Presiden Joko Widodo,” imbuhnya.

Saat inu, menurutnya, Pertamina masih terus menuntaskan negosiasi pengalihan hak partisipasi dalam pengembangan J-TB.

Kini, Pertamina masih memiliki PI 45 persen. Pasca alih kelola, Pertamina akan menguasai PI hingga 91 persen dan sisanya 9 persen akan dimiliki BUMD.(*dwi/mcb)

Leave a Comment