Share

Kanal Penambangan Sumur Minyak Bojonegoro Dipenuhi Minyak

Bojonegoro (Media Center) – Kanal di lokasi penambangan sumur minyak di sejumlah desa di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dipenuhi luberan minyak mentah yang berasal dari penambangan sumur minyak tua, juga penyulingan minyak secara tradisional.

Seorang pekerja di lokasi penambangan sumur minyak tua di Kecamatan Kedewan, Bojonegoro Muzaini, Minggu (13/12), mengaku, bisa memperoleh minyak mentah di kanal lokasi setempat rata-rata dua drum minyak mentah per hari.

Di lokasi itu, ia selalu rutin membersihkan tumpahan minyak mentah di kanal dengan alat penyendok untuk dimasukkan ember, sebelum akhirnya dimasukkan ke drum penampung.

“Ya, selama ini pekerjaan saya mengambil minyak mentah yang tumpah di kanal,” ucapnya.

Pantauan kanalbojonegoro, di lokasi penambangan minyak mentah di Kecamatan Kedewan itu, terdapat satu kanal yang cukup besar.

Tapi, kanal besar itu, juga menampung sejumlah kanal kecil, yang berasal dari lokasi penambangan sumur minyak mentah yang tumpah termasuk tumpahan yang ditimbulkan penyulingan minyak secara tradisional.

Seorang penambang minyak mentah di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Harno, menjelaskan kanal utama di lokasi penambangan itu, mengalir ke sungai di desa setempat, untuk selanjutnya masuk ke Bengawan Solo.

“Jarak Bengawan Solo, dari sini sekitar 20 kilometer,” jelasnya.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemkab Bojonegoro Agus Supriyanto menjelaskan bertambahnya penambangan tradisional akan semakin merusak lingkungan, juga menimbulkan pencemaran.

Lingkungan yang rusak, katanya,  karena kayu di kawasan hutan dimanfaatkan untuk pembakaran, juga minyak mentah tumpahan di lokasi setempat semuanya mengalir masuk ke Bengawan Solo.

Keterangan yang diperoleh, di sejumlah desa Kecamatan Kedewan, terdapat 750 titik sumur minyak, baik sumur minyak tua maupun sumur minyak hasil pengeboran baru.

Saat ini produksinya yang disetorkan ke Pertamina EP Asset 4 Field Cepu,berkisar 500-700 barel/hari, sedangkan yang dijual keluar termasuk disuling rata-rata berkisar 400-500 barel/hari.  (*/mcb)

Leave a Comment