Share

Kang Yoto: Bojonegoro Sebagai ‘Center of Excellence’

Suyoto berencana akan terus menggali masukan dari masyarakat mengenai rencana pembangunan Gedung Budaya dan Industri Kreatif. Dari pertemuan awal tersebut, hampir semua yang hadir menyetujui rencana Pemkab itu.

Bojonegoro (Media Center) – “Kalau bisa, Bojonegoro harus menjadi center of excellence,” kata Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto MSi di hadapan ratusan seniman, budayawan, sastrawan, wartawan, mahasiswa, dan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, yang mengikuti ‘Jagong Budaya’ (Selasa, 21/1/2014).

Suyoto sendiri mengartikan center of exelence adalah pusat unggulan dari potensi yang ada sebagai tujuan pembangunan Gedung Budaya. Sementara itu, ‘Jagong Budaya’ yang berlangsung di halaman rumah dinas Bupati Bojonegoro sejak lepas adzan Isya’ hingga jelang tengah malam itu digelar dalam rangka mencari konsep gedung budaya dan industri kreatif yang baru saja digulirkan oleh Suyoto.

“Konsep ini meliputi semua bidang, ya pendidikan, ekonomi, kebudayaan, informasi, pariwisata dan sebagainya. Mari kita rumuskan bersama, nanti apa isi dan judulnya,” kata Suyoto. Dalam kesempatan ini, Suyoto lebih banyak menyerap masukan dari seluruh peserta yang hadir.

Dari banyak masukan, terdapat sejumlah hal serupa yang dilontarkan oleh peserta. Diantaranya adalah panggung terbuka sebagai wadah berkesenian serta gedung pameran. “Tadi ada yang bilang kita membutuhkan luas lahan hingga 10 hektar, dari situ baru akan dihitung biayanya. Kalau memang mencapai 200 Miliar ya akan kita sediakan, nggak apa-apa kalau memang sesuai dan untuk kemajuan Bojonegoro,” kata Suyoto.

Penulis terkenal, Sirikit Syah, mengapresiasi rencana Bojonegoro membangun pusat kebudayaan dan industri kreatif. Karena hal itu akan menjadikan Bojonegoro sebagai pusat literasi. Karena bangsa yang besar adalah masyarakatnya mau membaca dan menulis.

“Jika itu terwujud Bojonegoro akan menjadi satu-satunya kabupaten di Jatim yang memiliki literasi terlengkap,” sambung Sirikit.

Pada bagian lain, Yusuf, Wartawan Budaya dari Jakarta memberikan saran, agar dalam pembangunan pusat budaya dan industri kreatif tidak hanya menjadikan budaya sebagai pangkal ekonomi.

Suyoto berencana akan terus menggali masukan dari masyarakat mengenai rencana pembangunan Gedung Budaya dan Industri Kreatif. Dari pertemuan awal tersebut, hampir semua yang hadir menyetujui rencana Pemkab itu.

Jagong budaya sendiri adalah kali kedua digelar, setelah pada akhir Bulan Desember 2013 lalu kegiatan serupa menghadirkan sutradara kondang Garin Nugroho dan aktris ibukota Cornelia Agatha yang tergabung dalam tim Pelangi. (nu/ramcb)

Leave a Comment