Share

Karyawan EMCL Tarik Tambang dengan Kartar Mojodelik

Bojonegoro, 27/8 (Media Center) – Perseteruan antara warga Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, dengan Operator Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), yang menuntut kompensasi atas flaring Lapangan Banyuurip, tampaknya, telah usai. Hal itu dibuktikan dengan pertandingan tarik tambang antara karyawan EMCL dengan Karang Taruna (Kartar) Desa Mojodelik dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 71, Jumat (26/8).

Baik pemuda maupun karyawan EMCL terlihat akrab dan guyub. Warga yang menyaksikan pertandingan itu bersorak sorai memberikan semangat.

“Ini permainan untuk senang-senang saja, biar guyub,” ucap ketua karang taruna, Adi Yusuf.

Pertemuan semacam ini sangat diharapkan warga Mojodelik. Sebagai tetangga, masyarakat dan perusahaan harus guyub.

“Karang taruna siap bekerjasama,” ucap Adi.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Mojodelik, Yuntik Rahayu. Menurut dia acara peringatan HUT RI di desanya selalu diminati warga. Setiap sore selama beberapa hari ini lapangan sepak bola Mojodelik terus penuh.

“Momen seperti ini tepat untuk kita saling menyapa,” ungkap dia.

Peringatan hari kemerdekaan RI di Desa Mojodelik dilaksanakan dengan berbagai aktivitas. Diantaranya, pertandingan sepak bola mini, balap terumpah, tarik tambang, lomba ambil koin di semangka, dan balap karung. Ibu-ibu dan anak-anak menjadi sasaran peserta dalam kegiatan tersebut.

“Besok minggu kita acara jalan sehat. Alhamdulillah dibantu oleh EMCL,” pungkas Adi Yusuf.(dwi/mcb)

Leave a Comment