Share

KBSB Wujud Percepatan Pemerataan Pembangunan Bojonegoro

Bojonegoro, Media Center – Program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) tahun 2019, yang dipusatkan di Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (24/9/2019) resmi dimulai. Kegiatan ditandai dengan dilaksanakannya upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, di lapangan desa setempat.

Di mulainya KBSB ini bertepatan 1 tahun pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati, Anna Muawanah – Budi Irawanto, pasca dilantik pada 23 September 2018 lalu.

Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah dalam sambutannya mengatakan, KBSB merupakan program terpadu lintas sektoral sebagai wujud kepedulian TNI untuk membantu pemerintah daerah dalam memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Walaupun program KBSB dipusatkan di Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, menurut Bu Anna, panggilaan akrabnya, namun sasaran fisik tersebar di beberapa desa di wilayah Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Yaitu di Desa Bobol dan Bareng Kecamatan Sekar, Desa Sekaran Kecamatan Kasiman, Desa Tanjungharjo Kecamatan Kapas, Desa Ngambon Kecamatan Ngambon, Desa Panjang Kecamatan Kedungadem, Desa Cengkir Kecamatan Kepohbaru, Desa Sumberjokidul Kecamatan Sukosewu, Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang, Desa Pasinan Kecamatan Baureno dan Kelurahan Ledok Kulon Kecamatan Bojonegoro.

“Ini wujud nyata kepedulian, maka KBSB dilaksanakan dalam bentuk karya bakti bersama-sama antara TNI dengan instansi pemerintah dan komponen masyarakat,” ujarnya.

Tujuan dilaksanakannya KBSB adalah untuk mempercepat atau akselerasi pembangunan, khususnya yang ada di wilayah pelosok. Selain itu, program yang berlangsung mulai tanggal 24 September sampai dengan 16 Desember 2019 juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan.

“Serta meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam rangka mewujudkan pembangunan yang merata, seimbang dan berkesinambungan,” tegasnya.

Sebagai wujud operasi bakti TNI, pelaksanaan program KBSB diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata yang terintegrasi dalam 2 sasaran kegiatan yaitu sasaran fisik maupun sasaran non fisik. Sasaran fisik diprioritaskan untuk membangun infrastruktur peningkatan sarana dan prasarana, serta fasilitas umum untuk percepatan pembangunan perdesaan.

“Sedangkan sasaran non fisik ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, Berbangsa dan bernegara serta menumbuhkan semangat gotong-royong dalam rangka mencapai kesejahteraan masyarakat,” ujar Danrem 082/CPYJ Kolonel Arm Ruly Chandrayadi di dampingi Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto.

Pembukaan KBSB dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, Wakapolres Bojonegoro Kompol Achmad Fauzy, Ketua FKUB KH Alamul Huda, para Danramil, Kapolsek dan Camat se- Kabupaten Bojonegoro serta tamu undangan lainnya.(Dwi)

Leave a Comment