Share

Keamanan di Jawa Timur Menjelang Pilkada Kondusif

Bojonegoro, 3/10 (Media Center) – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Machfud Arifin mengatakan keamanan di wilayah Jatim menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) di 18 kabupaten/kota, juga pilgub kondusif.

“Kewaspadaan tetap kita lakukan, tetapi keamanan di Jawa Timur, menjelang pilkada kondusif,” kata dia di Bojonegoro, Selasa (3/10).

Menurut dia, upaya menciptakan keamanan dilakukan dengan menjalin sinergitas dengan tiga pilar plus yaitu terdiri dari anggota babinsa, babinkamtibmas, kepala desa (kades) serta tokoh agama dan masyarakat.

“Termasuk dengan anggota perguruan pencak silat di Bojonegoro ini juga usaha menciptakan kondisi aman selama pilkada,” ucapnya dengan didampingi Bupati Bojonegoro Suyoto menegaskan.

Ia bersama dengan Kabaharkam Polri Komjen Pol. Putut Eko Bayuseno, Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Arkian Lubis, Karobinopsnal Baharkam Polri Brigjen Pol. Edy Sumitro Tambunan, dan jajaran Polda Jatim lainnya, menyaksikan deklarasi Bojonegoro sebagai kampung pesilat.

“Yang jelas menjelang pilkada kita ciptakan kondisi yang aman agar semua bisa berjalan lancar,” kata Kabaharkam Polri Komjen Pol. Putut Eko Bayuseno.

Bupati Bojonegoro Suyoto dalam sambutannya menjelaskan mengapresiasi adanya deklarasi Bojonegoro sebagai kampung pesilat yang bertekad untuk menjaga keamanan di daerahnya masing-masing termasuk pengamanan Pilkada di Jawa Timur.

Pada kesempatan itu Kapolda Jatim Irjen Pol. Machfud Arifin meresmikan Kantor Polsek Kepohbaru, Tambakrejo dan Ngraho dan 43 rumah Babinkamtibmas yang tersebar di 28 kecamatan,” kata apolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro

Dalam apel diisi dengan berbagai atraksi, antara lain, peragaan tongkat borgol oleh 100 anggota polres, “police scout” dari 48 personel anggota Saka Bhayangkara, peragaan pencak silat, juga acara lainnya. (*/ag/mcb)

Leave a Comment