Share

Kebakaran Rumah Di Bojonegoro Akibat Listrik

Bojonegoro (Media Center) – Kebakaran sebuah rumah milik Sujono (75), di Desa Menganti, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (8/12), akibat hubungan arus pendek listrik.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Sukirno, melaporkan kebakaran rumah milik Sujono di desa setempat, karena hubungan pendek arus listrik PLN di rumah setempat.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. BPBD mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan kebakaran,” jelas dia.

Menurut dia, kebakaran rumah di desa setempat berhasil dipadamkan petugas dua jam setelah kejadian.

“Kebakaran tidak menjalar ke pemukiman warga lainnya,” ucapnya.

Sesuai laporan yang diterima, katanya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran itu. Kerugian diperkirakan mencapai Rp45 juta.

Ia menambahkan penyebab kebakaran pemukiman warga, juga bangunan di daerahnya, sebagian besar disebabkan hubungan arus pendek listrik PLN, selain pembakaran tungku dan kompor gas.

“Banyak jaringan listrik rumah warga di pedesaan yang kabelnya tidak sesuai standar, yang memicu terjadinya hubungan arus pendek listrik,” kata Kepala BPBD Andik Sudjarwo, menambahkan.

Data di BPBD Bojonegoro, sejak 1 Januari telah terjadi 71 kejadian kebakaran, di 61 desa yang tersebar di 22 kecamatan, antara lain, di Kecamatan Kota, Ngraho, Temayang, Kepohbaru, Baurejo, juga kecamatan lainnya.

Dalam kejadian kebakaran bangunan berupa rumah, gudang, warung, juga lainnya dan kebakaran lahan itu, mengakibatkan kerugian mencapai Rp16,639 miliar.

“Kerugian terbesar dalam kejadian kebakaran yaitu di industri mebel di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, yang mengakibatkan kerugian mencapai Rp12 miliar,” tambah Andik. (*/mcb)

Leave a Comment