Share

Kebakaran Sumur Tua KW 73 Akibat Percikan Api

Bojonegoro (Media Center) – Kebakaran terjadi di sumur tua, tepatnya sumur Kawengan (KW) 73 di Desa Kawengan, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Selasa (8/12) akibat kelalaian penambang.

Vice President Security and Risk Management Geo Corporation Limited, Tommy Nasution, mengatakan, pada saat kebakaran terjadi, tim safety PT GCI langsung menerjunkan satu unit vacum truck untuk memadamkan api yang membakar habis sumur tersebut.

Sumur KW 73 merupakan sumur  yang dikerjasamakan dengan Pertamina EP Asset IV. Namun, hingga saat ini sumur tersebut masih dikuasai penambang dan dikelola secara liar.

“Belum ada kesepakatan, makanya sumur itu masih di tangan penambang,” imbuhnya.

Dia mengatakan, kronologi kebakaran berawal pada saat penambang sedang memompa minyak mentah dari cellar ke tempat penampungan atau sementara menggunakan pompa alcon yang berbahan bakar bensin.

“Keluarlah percikan api pada pompa alkon dan menyambar tumpahan minyak disekitar lokasi,” lanjutnya.

Sementara, Legal and Relations Pertamina EP Asset IV, Sigit Dwi Aryono, mengatakan, sumur tua Kawengan (KW) 82, 73, 42, 05, 11, 02, 09, 89, 92, 07, 08, 93, dan 81 merupakan sumur-sumur yang dikerjasamakan dengan PT GCI.

“Sehingga, menjadi kewajiban KSO GCI untuk menertibkan dan mengamankan asset yang ada di wilayah kerjanya,” tandasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment