Share

Kebutuhan Listrik di Bojonegoro Selama Ramadhan Aman

Bojonegoro (Media Center) – PLN Cabang Bojonegoro, Jawa Timur, memprediksikan ada peningkatan kebutuhan listrik hingga Hari Raya Idul Fitri nanti. Sehingga, melakukan berbagai persiapan salah satunya, merawat infrastruktur secara berkala.

“PLN memprediksikan kebutuhan listrik tahun ini tidak jauh berbeda dengan Ramadan tahun lalu,” ujar Humas PLN, Widhiyanto, Rabu (22/6).

Menurutnya, kebutuhan listrik tahun ini sama dengan Ramadan tahun lalu. Yakni, dengan daya di kisaran 4.800 megawatt (mw), sedangkan saat jam sahur menjadi 4.500 mw.

“Beban puncak penggunaan listrik di Bojonegoro terjadi saat jam berbuka puasa, yakni pukul 16.00 Wib sampai 21.00 Wib,” imbuhnya.

“Sementara, kebutuhan listrik pada hari biasa hanya sekitar 4.300 mw,” lanjutnya.

Meski demikian, pihaknya mrminta agar masyarakat tidak perlu khawatir karena meski ada peningkatan, pasokan listrik di Bojonegoro tetap aman. Hal ini dikarenakan, Jatim masih surplus listrik 2.600 mw. Daya tampung listrik harian 8.600 w dengan beban puncak 6.000 mw.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan listrik di Jatim cukup untuk memenuhi kebutuhan. Kami berusaha melakukan yang terbaik bagi pelanggan di Bojonegoro ketika melaksanakan ibadah puasa,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment