Share

Camat Purwosari Lantik Kades Jadi “Orang Tua” Warga Miskin

Bojonegoro, 6/2 (Media Center) – Bupati Bojonegoro, Suyoto menginstruksikan agar pemerintah desa dan instansi bersinergi untuk mengurangi angka kemiskinan dan putus sekolah di wilayah masing-masing. Menanggapi hal ini, Pemerintah Kecamatan Purwosari mengukuhkan semua kepala desa dan perangkat desa di wilayahnya menjadi “orang tua” bagi warga miskin dan anak putus sekolah. Pengukuhan ini dilaksanakan bersamaan apel pagi di halaman pendapa Kecamatan Purwosari, Senin (6/1).

Camat Purwosari, Bayudono Margajelita berharap dengan pengukuhan ini para kepala desa, perangkat desa, aparatur kecamatan dan dinas instansi vertikal di Kecamatan Purwosari dapat melaksanakan tanggungjawab sebaik -baiknya sebagai Ibu dan bapak dari warga miskin dan anak putus sekolah di desanya masing-masing.

“Tanpa kerjasama dan sinergi semua pihak mustahil kita dapat mengatasi kemiskinan,” tegas Bayudono di hadapan pseserta apel.

Sebelumnya, Bupati Suyoto, pada Jumat pekan lalu telah mengukuhnya sejumlah camat untuk menjadi orang tua warga miskin dan anak putus sekolah di wilayahnya.

Bupati berharap dengan pengukuhan tersebut semua pihak bisa berkomitmen dan bersinergi dalam mengurangi angka kemiskinan. Kang Yoto-sapaan akrab Bupati Suyoto juga menginstruksikan, setelah pengukuhan dilakukan semua harus mengirimkan atau memposting foto pengukuhan ke grup WhatsApp (WA) dan media sosial instansi masing-masing.

Ketua Paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Purwosari, M Choirul Huda mendukung dengan pengukuhan ini. Menurutnya, dengan membangun kesepahaman bersama untuk menjadi bapak/ibu bagi warga miskin dan anak tidak sekolah ini menjadi tanggungjawab yang sangat mulia.

“Apalagi tadi ada pengambilan sumpah untuk menjadi bapak/ibu warga miskin. Ini menjadikan para kades lebih tergugah lagi,” pungkas Kepala Desa Sedah Kidul itu.(dwi/mcb)

Leave a Comment