Share

Kedungmaor Bojonegoro Masuk Cagar Alam Geologi

Bojonegoro, 2/8 (Media Center) – Kedungmaor, di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tetap masuk cagar alam geologi, karena ditemukan geosite baru juga tidak jauh dari titik geosite yang tertutup longsor.

Tim Peneliti Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta Dr. Jatmika Setiawan, di Bojonegoro, Rabu (2/7/2017), menjelaskan Kedungmaor tetap masuk salah satu geosite dari 19 geosite yang diusulkan kepada Badan Geologi Nasional untuk dijadikan cagar alam geologi.

Sebab, lanjut dia, di tempat yang tidak jauh dari lokasi pertama berupa rumah Yuyu Laut, juga ditemukan hal serupa di lokasi yang tidak berjauhan.

“Meskipun cagar alam geologi yang pertama tertutup longsoran, tetapi ditemukan rumah Yuyu Laut lainnya yang tidak berjauhan. Ya namanya tetap sama cagar alam Kedungmaor,” ucapnya menegaskan.

Dengan adanya temuan baru itu, menurut dia, Kedungmaor, Kecamatan Temayang, tetap masuk geosite yang diusulkan kepada Badan Geologi Nasional di Bandung untuk memperoleh penetapan sebagai cagar alam geologi bersama 18 geosite lainnya.

Dengan dasar penetapan itu, lanjut dia, akan mendukung Bojonegoro sebagai “petroleum geopark” Nasional yang ditetapkan Kementerian ESDM.

“Target kami tahun ini Bojonegoro memperoleh dua penetapan yaitu sebagai cagar budaya geologi dari Badan Geologi Nasional Bandung dan petroleum geopark Nasional dari Kementerian ESDM,” katanya menegaskan. (*/mcb)

Leave a Comment