Share

Kedungsumber Bojonegoro Gelar Pelatihan TI Kuatkan Laman Desa

Bojonegoro, 6/2 (Media Center) – Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar pelatihan teknologi informasi (TI) dan pengembangan laman desa sebagai usaha mengangkat potensi desa melalui jaringan internet.

Kepala Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Bojonegoro Sukardi, dalam pembukaan pelatihan TI dan pengembangan laman desa, Selasa (6/2), menjelaskan kegiatan pelatihan Ti itu sebenarnya digelar desanya, tetapi pesertanya juga dari desa lainnya.

Pelatihan yang juga diikuti belasan Mahasiswa KKN dari UIN Sunan Ampel Surabaya, selama dua hari dengan mendatangkan nara sumber wartawan senior di Bojonegoro Koko Sudjatmiko dan Slamet AS. Selain itu, juga ahli TI Dinas Kominfo Dedek, juga pegiat laman desa Iwan Siswoyo.

“Di Kecamatan Temayang, ada 12 desa. Semuanya sudah sepakat mengirimkan perwakilan untuk mengikuti pelatihan TI,” ucap dia dibenarkan Sekretaris Kecamatan Temayang Sahlan.

Menurut Sukardi, dibenarkan Sahlan, sebagian masyarakat di desa setempat tidak bisa terhubung sama sekali dengan internet kalau hanya mengandalkan telepon selular.

Oleh karena itu ia memasang jaringan wi-fi di empat dusun, agar warganya bisa memanfaatkan internet.

“Karena ada jaringan internet wi-fi maka warga bisa berhubungan melalui “whatsApp”. Justru kalau berhubungan langsung dengan cara menelepon tidak terhubung,” kata Sahlan menegaskan.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro Djaka Suhermanto menambahkan jaringan internet di daerahnya terutama di wilayah selatan masih lemah.

Faktornya, karena belum banyak menara besar telepon selular yang didirikan “provider”, selain letak goegrafis di wilayah selatan didominasi perbukitan.

“Mulai Kecamatan Temayang, sampai Kecamatan Tambakrejo, di wilayah barat jaringan internetnya masih lemah,” ujarnya.

Meski demikian, kata dia, desa melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) bisa mengajukan usulan penguatan jaringan internet kepada Kementerian Kominfo yang disampaikan kepada pemerintah kabupaten (pemkab).

“Pemkab yang akan mengusul penguatan jaringan internet kepada Kementerian Kominfo yang memiliki kewenangan menambah menara besar telepon selular,” kata dia.

Ia menambahkan rencananya Kementerian Kominfo akan memanfaatkan dana “universal service obligation” (USO) sebesar 1,5 persen pendapatan kotor operator untuk mensubsidi tarif internet.

Kepala Dinas Kominfo Bojonegoro Kusnandaka Tjatur kepada peserta pelatihan meminta desa di daerahnya mengaktifkan laman desa untuk menginformasikan potensi di desanya masing-masing.

“Kalau potensi desa banyak diunggah melalui laman desa, misalnya, potensi objek wisata Waduk Pacal, akan menarik orang luar untuk datang,” ucapnya. (*/mcb)

1 Comment on this Post

  1. Terimakasih telah mengunggah kegiatan & potensi Desa Kami.. 🙏🙏

    Reply

Leave a Comment