Share

Kekeringan Meluas, BPBD Bojonegoro Tambah Armada

Bojonegoro, 23/10 (Media Center) – Kekeringan di Kabupaten Bojonegoro terus meluas. Berdasarkan data terakhir dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, saat ini ada 114 Dusun, 71 Desa di 17 Kecamatan yang mengalami krisis air bersih.

Untuk memnuhi kebutuhan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan ini, BPBD setempat menambah armada untuk mendistribusikan air ke daerah yang membutuhkan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bojonegoro, Nadif Ulfia mengatakan, sebelumnya BPBD setempat emmiliki enam armada. Namun, karena kekeringan semakin meluas, dilakukan penambahan armada untuk menyalurkan air bersih.

“Kini menjadi delapan armada untuk mendistribusikan air bersih di wilayah Bojonegoro. Penambahan ini untuk meningkatkan layanan distribusi air bersih di Bojonegoro karena meningkatnya permintaan air bersih oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, hingga bulan Oktober pekan ini pihaknya telah mendistribusikan sebanyak 299 tangki air bersih. Ia juga mengimbau kepada masyarakat utamanya pemerintah desa agar memperhatikan jadwal pendistribusian air bersih. Sehingga bisa menginformasikan kepada warganya untuk mulai melakukan persiapan.

“Karena banyak kendala di lapangan yang ditemui ketika pendistribusian air bersih salah satunya adalah kesiapan warga dan pemerintah desa,” terangnya.

Pemerintah desa yang wilayahnya mengalami kekeringan, kata Nadif, seyogyanya untuk mengakomodir dengan menyediakan tandon air. Sehingga proses ditribusi lancar dan cepat. Karena jika drooping secara manual maka membutuhkan waktu yang lama apalagi jika menunggu datangnya warga satu persatu. (*lya/mcb)

Leave a Comment