Share

Kekurangan Siswa, Diknas Akan Merger Sekolah Dasar

Bojonegoro, 18/8 (Media Center) – Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, rencananya akan melakukan merger sekolah dasar (SD) karena masih banyak SD yang kekurangan siswa.

“Sesuai aturan sekolah yang siswanya kurang tersebut harus digabung dengan sekolah lain atau merger,” ujar Kabid TK/SD Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Abdul Aziz.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan sekolah- sekolah yang jumlahnya siswanya tidak memenuhi syarat. Pendataan dilakukan di seluruh sekolah yang ada di Bojonegoro.

Aturan dari Kemendikbud, jumlah minimal siswa SD satu sekolah adalah 60 siswa. Masing-masing kelas paling tidak 10 siswa. Diperkirakan, merger ini bisa dilakukan pada tahun depan.

“Kalau kurang dari enam puluh siswa, maka sekolah tersebut dalam kategori kekurangan siswa,” imbuhnya.

Aziz menyampaikan, merger yang dimaksud nantinya menjadikan satu administrasi sekolah saja. Bukan menggabung siswanya menjadi satu sekolah.

“Salah satunya biaya operasional yang digabung menjadi satu,” tandasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment