Share

Keluarga Petugas Pemilu yang Meninggal saat Bertugas Akan Dapat Santunan dari Gubernur Jatim

Bojonegoro, Media Center – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro berencana mendampingi keluarga anggota KPPS, PPS dan Linmas yang meninggal dunia saat penyelenggaraan Pemilu. Ini menyusul rencana Gubernur Jawa timur Khofifah Indar Parawansa yang akan memberikan santunan kepada keluarga korban.

Komisioner KPU, Mustofirin, mengatakan, pemberian bantuan atau santuanan tersebut sesuai dengan radiogram Gubernur Jatim nomor 270/187/412.305/2019 tanggal 25 April 2019. Acara pemberian santunan akan berlangsung pada Jumat (26/4/2019) besok di gedung Grahadi Surabaya.

“Kami ditugaskan untuk mendampingi keluarga atau ahli waris para korban yang mengawal jalannya Pemilu,” katanya saat ditemui di kantor KPU setempat.

Dalam radiogram disebutkan, kepada keluarga ahli waris petugas penyelenggara Pemilu yang meninggal karena sakit akibat kelelahan saat penyelenggaraan Pemilu, besuk Jumat, (26 April 2019), diundang ke gedung Grahadi, Jalan Gubernur Suryo No. 101, Surabaya, pada pukul 16.00 Wib.

Bagi ahli waris ( suami/ istreri/ anak/ ayah atau ibu ) yang akan datang menghadiri undangan gubernur Jatim, diharap membawa KTP Keluarga, Kartu Keluarga, dan foto korban (petugas penyelenggara Pemilu ).

Dia mengatakan, di Kabupaten Bojonegoro ada 4 orang penyelenggara Pemilu yang meninggal saat melaksanakan tugasnya.

Ke empat penyellenggara Pemilu di Bojonegoro yang meninggal adalah sebagai berikut :

1. Supriyadi (22), jabatan sebagai anggota KPPS TPS 10, Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro.

2. Lu’anto (45), jabatan anggota KPPS Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.

3. Mustakim (43), jabatan anggota PPS Desa Jampet, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.

4. Suparman (60), jabatan anggota Linmas Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro.

Sementara itu, Bakesbangpol, Kusbiyanto, mewakili Pemerintah Kabupaten,  mengucapkan bela sungkawa dan duka yang mendalam atas meninggalnya ke empat pahlawan demokrasi itu.

“Kami berbela sungkawa untuk keluarga korban, semoga amal ibadahnya ditetima Allah SWT,” pungkasnya. (Rin/NN)

Leave a Comment