Share

Kemarau Basah, Petani Bojonegoro Tanam Cabai

Bojonegoro (Media Center) – Kepala Dinas Perhutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Bojonegoro, Nuzulul Hudaya menyampaikan, petani saat ini telah menyesuaikan cuaca untuk masa tanam.

“Biasanya pada musim kemarau, petani menanam tembakau. Tapi, sekarang mereka menanam cabai dan padi,” ujarnya, Sabtu (16/7).

Hal ini dikarenakan, sekarang ini memasuki musim kemarau basah. Sehingga, cuaca tersebut dianggap cocok jika ditanami cabai dan padi.

“Memang seharusnya begitu, menyesuaikam cuaca dan tidak memaksakan menanam tembakau,” tandasnya.

Berdasarkan prediksi BMKG Jawa Timur, saat ini memasuki kemarau basah. Hal ini diiringi adanya hujan yang masih turun di bulan Juni. Bahkan hujan diprediksi masih akan terus terjadi pada beberapa bulan ke depan, meski intensitasnya rendah.

“Banyak petani yang menanam cabai dan padi di musim kemarau basah karena tanaman lebih subur,” tukasnya.

Tanaman cabai dan padi akan cocok bila ketersediaan air cukup, sedangkan tanaman tembakau apabila terlalu banyak air akan cepat mati.

Sementara itu, beberapa wilayah di Bojonegoro yang sudah mulai tanam padi dan cabai yakni Kecamatan Kanor, Baureno, Sumberrejo, dan beberapa kecamatan lainnya. (dwi/mcb)

Leave a Comment