Share

Kemenag Ingatkan Masyarakat Pada Travel Ilegal

Bojonegoro (Media Center) – Kementrian Agama (Kemenag) Bojonegoro, Jawa Timur, mengimbau masyarakat untuk pintar dan selektif memilih travel untuk melaksanakan haji maupun umroh. Hal ini untuk menghindari potensi aksi penipuan yang merugikan para calon jamaah.

Kepala seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umroh, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro Wakhid Priyono, mengatakan, keberadaan travel memang untuk pelaksanaan haji khusus dan umroh. Sedangkan waktu tunggu untuk haji plus ini selama 10 tahun.

“Kalau ada pihak travel yang menawarkan harga murah dengan jangka waktu dua tahun itu tidak benar dan menyesatkan,” jelasnya saat dikonfirmasi kanalbojonegoro.com, Selasa (1/9).

Pihaknya mengingatkan, untuk tidak tertipu dengan travel yang memberi iming-iming biaya murah dan keberangkatan haji dengan waktu yang terbilang singkat. Untuk lebih mudahnya, masyarakat bisa mendatangi kantor Kemenag untuk mendapatkan informasi travel resmi jika ingin melakukan haji plus ini.

“Di Jawa Timur ini ada 14 travel haji plus,” imbuhnya.

Selama ini, kata Wakhid, belum ada pengaduan dari masyarakat terkait travel ilegal yang menyesatkan calon jamaah haji di Bojonegoro. Namun, perlu meningkatkan kewaspadaan karena hal itu bisa saja terjadi.

“Tapi kalau di kota-kota besar seringkali terjadi seperti itu, jadi harus hati-hati,” pungkasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment