Share

Kemeriahan Festival Oklik Ramadhan Bojonegoro 2016

Bojonegoro (Media Center) – Guyuran hujan sejak lepas Maghrib tak menyurutkan semangat 126 regu peserta Festival oklik Bojonegoro 2016, Sabtu (25/6). dengan mengenakan payung, Wakil Bupati Bojonegoro tetap membuka acara yang digelar di jalan Mas Tumapel, depan pendopo Malowopati, Bojonegoro.

Kemeriahan Festival Oklik kali ini juga tampak pada antusias penonton. Meski di tengah gerimis, warga Bojonegoro memadati garis start, sepanjang rute yang dilalui peserta hingga garis finish di komplek kantor Pemkab Bojonegoro.

“Gak papa kehujanan. Yang penting lihat oklik setahun sekali,” terang Ali, pelajar SMPN 4 Bojonegoro yang tengah menonton bersama teman sekelasnya.

Festival tahunan ini merupakan kerjaama antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro bersama dengan Sayap Jendela Art Laboratory, salah satu sanggar seni yang eksis di Kota Ledre. Antusiasme peserta acara ini, menurut ketua panitia Festival Oklik Ramadhan 2016, Mukarom tampak dari membludaknya jumlah peserta.

“Sebelumnya kami membatasi kuota 100 peserta. Namun ternyata pendaftar hingga 126 dan ada yang dari Kabupaten tuban,” jelasnya.

Setelah melewati rute mulai dari Jalan Mastumapel, Imam Bonjol, Mastrip, MH Tamrin, Panglima Sudirman, AKBP Soeroko, akhirnya dewan juri memutuskan lima pemenang penyaji terbaik di Festival Oklil Ramadan 2016.

Dalam penilaian yang melibatkan tiga juri yakni Djagad Pramujito, Agus Sigro Budiono, dan Suyanto, salah satu kriterianya adalah ketradisionalan instrumen oklik. Salah satu Juri, Agus Sigro mengatakan, jika dalam pelaksanaan Festival Oklik ini pihaknya memang betul-betul sedang mencari Oklik yang masih murni.

“Tapi ternyata masih banyak peserta yang berkolaborasi sehingga melupakan unsur tradisionalnya, dan disini kami mencari yang masih mempertahankan tradisional itu,” ungkap Agus Sighro.

Sesuai keputusan Dewan juri, lima pemenang Penyaji Terbaik Festival Oklik Ramadan 2016 adalah Alumni SDN Ledok Kulon, SMPN 2 Bojonegoro, Satriyo Mudo Kecamatan Kapas, Setyo Budoyo Kedungsoko Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban dan Bombai Ledok Wetan.(mcb)

Leave a Comment