Share

Kenaikan Cukai Rokok Ancam Buruh Kretek di Bojonegoro

Bojonegoro, 27/8 (Media Center) – Adanya kabar kenaikan cukai rokok ditanggapi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro.

“Kabar kenaikan cukai rokok ditakutkan berdampak pada tenaga kerja perusahaan rokok di Bojonegoro. Karena, bisa jadi akan ada pemutusan hubungan kerja,” kata Kasi K3 dan Norma Kerja Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro, Endang Ramis, Sabtu (27/8).

Apabila PHK diberlakukan, bukan tidak mungkin akan banyak sekali pengangguran. Karena, separo tenaga kerja di Bojonegoro merupakan buruh di pabrik rokok dan pengolahan tembakau.

Dari data Disnakertransos Bojonegoro menyebutkan, jumlah buruh saat ini sebanyak 29.109 buruh. Terdiri dari 14. 265 buruh pria dan 14.844 buruh wanita.

“Itupun masih banyak perusahaan yang tidak melaporkan jumlah karyawannya,” tukasnya.

Dari jumlah tersebut, 50% bekerja di perusahaan rokok dari perusahaan yang bergerak di bidang produksi rokok dan gudang penyimpanan tembakau.

“Di Bojonegoro, terdapat lima perusahaan rokok skala besar,” tandasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment