Share

Kirab Api Semangat Tandai Puncak Perayaan HJB

Bojonegoro, 19/10 (Media Center) – Kirab api semangat sebagai rangkaian puncak Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 berlangsung hari ini, Jumat (19/10). Api abadi akan di kirab dari Kahyangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem hingga Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro.

Obor api abadi akan dibawa pelari melewati sejumlah desa dan jalan nasional Bojonegoro – Nganjuk.

Seblum kirab dimulai, lebih dulu dilaksanakan ritual yang dilakukan Camat Gayam bersama kepala desa di wilayah Ngasem dan Muspika bersama istri dengan mengitari api abadi sebanyak tujuh kali. Ritual mengitari api abadi ini diikuti oleh waranggana, dan Kapolres Bojonegoro.

Setelah penyerahan sesaji oleh Camat Ngasem Mahmudin kepada juru kunci. Dilanjut penyerahan selendang dari pramugari kepada Camat, Danramil dan Kapolsek dilanjut penampilan waranggana.

Kirab api abadi ini akan melewati Desa Ngunut – Pasar Dander – Jalan Bojonegoro – Nganjuk sampai bakorwil.

“Perkiraan kita sebelum jam lima sudah sampai bakorwil. Sampai sana disemayamkann sementara, dan selepas mahgrib kirab dilanjutkan ke pendapa kemudian diteruskan dengan grebeg berkah,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Amir Syahid.

Rute kirab api abadi berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu kirab melalui jalan desa, sekarang melewati jalan nasional.

“Sekarang jalannya kan sudah dilebarkan, jadi tidak akan mengganggu arus lalu lintas,” tegasnya.

Sekalipun demikian Polres Bojonegoro tetap menyiagakan personilnya disetiap perempatan dan pertigaan untuk membantu kelancaran lalu lintas.

“Sudah kita perintahkan Anggota Polsek Dander dan Satlantas untuk membantu kelancaran kirab api abadi,” tegas Kapolres di sela-sela mengikuti prosesi pengambilan api abadi.

Sementara itu, para siswa tingkat SD hingga SMA yang berada di sepanjang jalur kirab turut memberikan sambutan. Mereka baris rapi di sepanjang jalan sambil membawa bendara kecil yang dilambai-lambaikan.

Warga di sepanjang rute kirab juga tidak menyia-nyiakan moment tahunan ini. Mereka rela berpanas-panasan untuk melihat kirab. (*dwi/mcb)

Leave a Comment