Share

Kominfo Bojonegoro Akan Sosialisasikan Keterbukaan Informasi Desa

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Kominfo Bojonegoro, Jawa Timur, akan menyosialisasikan keterbukaan informasi publik desa kepada kepala desa (kades), menyangkut pelaporan anggaran desa, selama Agustus-September.

“Kami akan mendatangi langsung ke kecamatan untuk menyosialisasikan keterbukaan informasi publik desa, dengan melakukan pertemuan langsung dengan kades,” kata Kepala Dinas Kominfo Bojonegoro Kusnandaka Tjatur, Senin (10/8).

Ia mentargetkan keterbukan informasi publik di desa sudah bisa menjangkau 430 desa/kelurahan di daerahnya, pada 2017.

Saat ini, lanjut dia, di daerahnya baru ada 36 web desa dan 64 kelompok informasi masyarakat (KIM), dari 430 desa/kelurahan.

“Itupun belum semua Web desa dan KIM, yang melaporkan pemanfaataran anggaran desa. Tapi kami terus meminta web desa dan KIM untuk melaporkan pemanfaatan anggaran desa,” jelasnya.

“Tapi kami terus meminta web desa dan KIM untuk melaporkan pemanfaatan anggaran desa,” tambahnya.

Menurut dia, keterbukaan informasi publik desa di atur, di dalam UU No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan UU No. 6 tahun 2014 tentang Desa.

Sesuai ketentuan itu, lanjut dia, masyarakat berhak tahu soal pemanfaatan anggaran desa, sekaligus melakukan kontrol.

“Masyarakat melakukan kontrol pemanfaatan anggaran di desanya yang menyimpang, dengan melapor kepada layanan masyarakat yang terkoneksi dengan Pemerintah Pusat,” jelas dia.

Selain itu, lanjutnya, masyarakat juga bisa melaporkan pemanfaatan anggaran desa melalui dialog Jumat di pemkab dan langsung kepada Bupati Bojonegoro Suyoto dan Wakil Bupati (Wabul) Setyo Hartono. (sa/mcb).

Leave a Comment