Share

Kominfo Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), mengimbau masyarakat di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo di daerahnya tetap waspada, sebab genangan banjir masih tinggi.

“Meskipun di wilayah kota mulai turun, tapi luapan Bengawan Solo di sejumlah kecamatan di bagian timur masih naik,” katanya, Senin.

Apalagi, katanya, sejumlah anak sungai Bengawan Solo, seperti Kali Kening debitnya cukup besar, sehingga akan meningkatkan debit banjir luapan Bengawan Solo di wilayah barat, antara lain, di Kecamatan Kapas, Balen, Kanor dan Baureno.

“Tim SAR gabungan masih terus disiagakan untuk mengantisipasi kondisi banjir semakin memburuk,” katanya, menegaskan.

Ia menyebutkan data ketinggian air Bengawan Solo pada papan duga di Bojonegoro turun menjadi 15,29 meter (siaga III), Senin pukul 08.00 WIB.

“Satu jam sebelumnya ketinggian air Bengawan Solo di Bojonegoro tertinggi mencapai 15,44 meter,” jelasnya.

Di Karangnongko, Kecamatan Ngraho, sekitar 70 kilometer dari Kota Bojonegoro, ketinggian air Bengawan Solo dilaporkan naik menjadi 26,32 meter (siaga banjir), Senin pukul 08:00 WIB.

“Naiknya air Bengawan Solo di daerah hulu disebabkan banjir di Kali Madiun turun masuk Bengawan Solo,” ujarnya.

Sesuai data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, banjir luapan Bengawan Solo telah merendam 81 desa di  15 kecamatan dengan jumlah pengungsi sebanyak  3.369 jiwa.

Selain itu, banjir juga telah merendam areal tanaman padi seluas 3.765 hektare, palawija 479 hektare, dan sebanyak  3.627 rumah terendam air banjir dengan perkiraan kerugian mencapai Rp4,681 miliar lebih.

“Pemkab sudah menyediakan berbagai kebutuhan bagi para pengungsi korban banjir termasuk sembako,” ucapnya.(samcb)

Leave a Comment