Share

Komponen Yatim Piatu di Dunia Pendidikan

pelajar yatim piatu harus mendapatkan kesempatan yang sama dengan yang lainnya

Bojonegoro (Media Center) – Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Kabupaten Bojonegoro, Dr. H. Husnul Quluq, MM, mendukung penuh program-program pendidikan seperti yang dilakukan oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) Keluarga Sakinah. Bahkan pihaknya akan berusaha mencari kemungkinan untuk memasukkan komponen pelajar yatim piatu di dunia pendidikan Bojonegoro.

“Saya berani memasukkan komponen pelajar yatim piatu di penyelenggara pendidikan, selama itu memungkinkan dan tidak menyalahi aturan,” terangnya saat meresmikan Bimbingan Belajar Yatim Piatu (Bimbel Yat Pia) Berprestasi, di Mushola Al Huda Bojonegoro (Selasa, 21/1/2014).

Menurutnya, pelajar yatim piatu harus mendapatkan kesempatan yang sama dengan yang lainnya. “Bayangkan saja, berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh anak-anak yatim piatu ini kalau harus ikut les. Untuk itu, kami mendukung penuh program bimbel seperti ini, ini adalah ibadah,” tambahnya.

Husnul Khuluq juga berandai-andai, bila saja setiap satu guru di Bojonegoro mau menyisihkan sedikit rejekinya untuk membantu satu anak yatim di bidang pendidikan, maka prestasi pelajar di Bojonegoro bisa lebih merata. “Itu sertifikasi bisa disisihkan untuk hal ini, jangan untuk dipakai beli pulsa, rokok dan benges saja,” katanya disambut dengan tepuk tangan meriah seluruh undangan yang hadir dalam acara tersebut.

LAZ Keluarga Sakinah melalui program Bimbel Yat Pia Berprestasi, membuka kesempatan bagi para dermawan untuk ikut beramal demi pendidikan anak yatim piatu yang belum tertampung di panti asuhan. “Biaya operasionalnya ya dari zakat dan sedekah para dermawan, bisa datang langsung ke Mushola Al Huda di kawasan jalan Pattimura,” kata Johny Nurhariyanto, selaku sekertaris LAZ Keluarga Sakinah. (ramcb)

Leave a Comment