Share

Komunitas Purnama Sastra Bojonegoro Garap “Monumen” Sastra

Tuban, 18/8 (Media Center) – Komunitas Purnama Sastra Bojonegoro (PSB) Jawa Timur, berencana menggarap “menumen” sastra dalam bentuk buku yang berisi puisi juga geguritan karya penyair yang menjadi anggota pendukung komunitas PSB.

“Sudah ada tujuh karya puisi dan geguritan yang masuk, tapi masih kurang sehingga kami minta teman-teman ikut membantu dengan mengirimkan puisi atau geguritan untuk bisa menjadi buku perjalanan sastra dari PSB,” kata salah satu anggota Komunitas PSB Burhanuddin ketika pergelaran PSB ke-23 di Tuban, Kamis (18/8).

Ia mengungkapkan bahwa salah satu pengirim puisi dan geguritan yang pertama kali yaitu Bupati Bojonegoro Suyoto.

Terkait hal itu lanjut dia, dari staf Bupati Bojonegoro Suyoto sering menanyakan kejelasan penerbitan buku sastra PSB

“Oleh karena itu apapun yang ada rencananya di PSB ke-24 untuk monumen buku sastra PSB harus sudah final,” tuturnya.

Salah satu sesepuh PSB JFX. Hoery, pada kesempatan pergelaran PSB ke-23 di Desa SuciharjoKecamatan Parengan, Tuban, menjelaskan bahwa kegiatan PSB adalah kegiatan sastra nirlaba.

“Kegiatan PSB tidak untuk mencari untung,” katanya menegaskan.

Oleh sebab itu , katanya, ketika ada salah satu instansi yang akan mengambil acara PSB tidak bisa berjalan.

Pada PSB ke-24, selain dihadiri penyair Bojonegoro, Tuban, juga dihadiri penyair dari Surabaya Denting Kemuning, Madiun Tulus Setuyadi.”Perjalanan KSB sudah berlangsung dua tahun,” ucapnya. (*/mcb)

Leave a Comment