Share

Kontraktor Tak Ijin Gunakan Lahan Pribadi, Proyek GOR Terhenti

Lahan yang dipakai untuk akses jalan pembangunan GOR tersebut adalah milik Suprantomo, yakni seluas 5,65 meter dengan total panjang 60 meter

Bojonegoro (Media Center) – Merasa dirugikan karena lahannya terpakai, pembangunan Gedung Olah raga (GOR) di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dihentikan sementara.

Lahan yang dipakai untuk akses jalan pembangunan GOR tersebut adalah milik Suprantomo, yakni seluas 5,65 meter dengan total panjang 60 meter. Menurut pria yang kebetulan juga anggota TNI tersebut, pihak kontraktor tidak pernah memberitahukan bahwa tanah miliknya digunakan untuk proyek tersebut.

“Saya minta proyek ini dihentikan sampai ada penyelesaian,” kata Suprantomo sambil memasang patok di akses jalan, Sabtu (17/5/2014). Suprantomo mengatakan, mulai dari awal perencanaan hingga sekarang dimulai, baik pihak kontraktor, PT. Sarana Multi Usaha maupun Pemerintah Desa (Pemdes) setempat belum pernah meminta ijin ataupun sekedar memberitahukan.

“Tidak ada sama sekali yang memberitahu saya kalau tanah milik saya ini akan dibangun jalan,” tandas pria yang sekarang ini berdomisili di Jakarta itu. Akibat penerabasan lahan pribadi tanpa ijin itu, proyek senilai Rp28,6 milyar yang dilaksanakan dihentikan. Dengan dikawal oleh aparat keamanan pemilik tanah kemudian mematoki jalan menuju lokasi pembangunan GOR. (*/numcb)

Leave a Comment