Share

Korban Laka di Bojonegoro Peroleh Asuransi

Bojonegoro (Media Center) – Semua korban kecelakaan lalu lintas antara Elf dan Honda Mobilio di Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang meninggal dunia, juga menderita luka-luka, memperoleh asuransi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kantor Perwakilan Jasa Raharja Bojonegoro Ery, di Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo, menjelaskan masih melakukan identifikasi nama-nama korban laka, baik yang meninggal dunia maupun menderita luka-luka.

Selain itu, lanjut dia, juga melakukan identifikasi terkait kejadian kecelakaan antara elf dan Honda Mobilio, yang bisa memperoleh klaim asuransi.

“Klaim asuransi bisa diberikan kepada korban yang layak memperoleh asuransi sesuai yang di atur di dalam ketentuan asuransi,” ucapnya.

Yang jelas, menurut dia, sesuai ketentuan korban yang menderita luka-luka akan memperoleh biaya asuransi perawatan maksimal sebesar Rp10 juta.

“Biaya perawatan kami tanggung maksimal sebesar Rp10 juta,” ucapnya, menegaskan.

Sesuai pendataan yang dilakukan petugas Jasa Raharja Perwakilan Bojonegoro, bahwa ada tujuh korban meninggal dunia dalam kecelakaan antara elf dan Honda Mobilio.

Nama korban meninggal di RSUD Sosodoro Djatikosoemo, yaitu Mahendra (9), warga Desa Tambakromo, Sofi’i (78), Susmiati, Kuntamah (57), Azizah (15), dan Irva (1), semuanya penduduk Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah.

“Satu lagi korban yang menjalani perawatan di RS Wahyu Tutuko meninggal dunia. Namanya, masih belum diketahui,” ucap seorang petugas Jasa Raharja Perwakilan Bojonegoro, yang mendampingi Ery, menambahkan.

Kapolsek Kalitidu, Bojonegoro AKP Dumas Barutu, Minggu, menjelaskan kecelakaan berawal dari kendaraan Elf dengan Nomor Pol. K 1038 HN, yang dikendarai Toha Mosanyo, warga Cepu, Blora, Jawa Tengah.

Kendaraan elf dengan penumpang sekitar 17 penumpang itu, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur.

Di lokasi kejadian, kendaraan elf itu, oleng yang kemudian menabrak kendaraan Honda Mobilio dengan Nomor Pol. K 1038 HN, yang dikendarai Teguh Catur Catur Aribowo (30), warga Desa Ngasinan, Kecamatan Padangan.

“Mobil elf itu menabrak bagian samping kendaraan Honda Mobilio, kemudian terbalik beberapa kali di jalan,” jelas dia. (*/mcb)

Leave a Comment