Share

Korban Tewas Tenggelam di Bojonegoro 18 Orang

Bojonegoro, 4/8 (Media Center) – Korban tewas tenggelam di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mencapai 18 orang baik yang ditemukan di Bengawan Solo, juga embung atau tempat penampungan air lainnya sejak 1 Januari sampai 3 Agustus.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bojonegoro Sukirno, di Bojonegoro, Kamis (4/8), menjelaskan sebanyak 18 orang korban tewas tenggelam itu ada yang merupakan temuan mayat di Bengawan Solo.

Bahkan, lanjut dia, sebanyak 18 orang korban tewas tenggelam itu, di antaranya, ada enam orang yang tidak diketahui identitasnya.

Hal serupa juga terjadi tahun lalu, lanjut dia, dari 28 korban tewas tenggelam di Bengawan Solo dan tempat lainnya, di antaranya, tiga orang tidak diketahui identitasnya.

“Mayat yang tidak diketahui identitasnya itu semuanya temuan di Bengawan Solo,” jelas dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan mayat yang ditemukan di Bengawan Solo itu sulit diidentifikasi, karena tidak ditemukan ada kartu identitas, selain kondisi mayat sudah rusak.

Ia memberikan gambaran indentifikasi dengan sistem sidik jari sulit dilakukan karena tangannya sudah rusak.

“Tapi semua mayat temuan yang tidak diketahui identitasnya itu menjalani visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo,” tandasnya.

Ia menambahkan korban tewas tenggelam yang tidak diketahui identitasnya itu langsung dikuburkan setelah tiga hari tidak ada keluarga yang menjemputnya. (*/mcb)

Leave a Comment