Share

KPU Bojonegoro Koordinasikan Kasus Pencurian ke KPU Jatim

Bojonegoro (Media Center) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, menyatakan, akan berkoordinasi dengan KPU Provinsi Jawa Timur untuk menentukan langkah selanjutnya setelah tertangkapnya dua pelaku pencurian 970 unit kotak suara, 14.290 unit bilik suara dan15 karung surat suara.

“Kami akan minta arahan, langkah selanjutnya bagaimana,” ujar Komisioner KPU Bojonegoro Bidang Hukum dan Pengawasan, Mustofirin, Kamis (24/3).

Pihaknya mengaku, untuk proses hukum akan menyerahkan seluruhnya kepada pihak kepolisian. Berharap, kasus ini diselesaikan supaya KPU Bojonegoro bisa melanjutkan jalannya tahapan Pilkada 2018 mendatang.

“Kami berharap, proses hukum keduanya segera selesai dan memastikan dengan kasus ini tidak menghambat Pilkada 2018,” tandasnya.

Sesuai tahapan, Firin menyampaikan, KPU Bojonegoro mengajukan anggaran Pilkada Bojonegoro pada tahun 2017, sementara persiapan krusial dilakukan pada 2016 ini.

“Kami belum bisa berandai-andai apakah harus menganggarkan kembali, atau meminta alat yang sudah dicuri. Nanti koordinasi dengan KPU Pemprov dan pihak Kepolisian,” tukasnya.

Sebelumnya, pada Selasa (23/3) lalu, saat petugas KPU memeriksa gudang dan mengetahui ada beberapa alat peraga dan pencoblosan yang hilang. Hal itu dilakukan setelah ada perintah dari KPU RI untuk melakukan pengecekan sisa surat suara, bilik suara dan kotak suara.(dwi/mcb)

Leave a Comment