Share

Kunjungi Bojonegoro, World Bank Tertarik Konsep Desentralisasi

Bojonegoro, 4/8 (Media Center) – Tim dari World Bank mengunjungi Kabupaten Bojonegoro, Rabu (3/8). Kedatangannya diterima langsung oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto bersama jajaran kepala SKPD di rumah dinas. Khaty Whimp selaku Senior Public Sector Specialist Government Global Practice (GGP) Bank Dunia menjelaskan maksud kedatangannya.

“Yang pertama kami ingin belajar tentang beberapa hal yang baik tentang implementasi desentralisasi di Indonesia dalam hal ini adalah Bojonegoro. Dan yang kedua adalah ingin merefleksikan pelaksanaan Rapid Assesment And Action Plan To Improve Service Delivery Indonesia (RAAPid) yang pernah dilakukan di Bojonegoro beberapa waktu yang lalu,” terangnya.

Bank Dunia akan mempelajari tentang program unggulan pemerintah yaitu Gerakan Desa Sehat Dan Cerdas (GDSC) berikut kebijakannya yang menyangkut soal penganggaran,keterlibatan partisipasi publik dalam pembangunan sampai pada transparansi sebagai perwujudan dari Open Government Partnership (OGP). Tim Bank Dunia sampai dengan 9 Agustus mendatang dengan melaksanakan peninjuan ke lapangan dan Focus Grups Discussion (FGD) bersama dengan SKPD yang Menangani.

“Saya instruksikan kepada pimpinan SKPD untuk mengajak staffnya untuk ikut dalam kegiatan ini” kata Kang Yoto. Menurutnya, hal ini agar para aparatur dapat memahami dari tingakatan paling atas sampai kebawah untuk belajar bersama, sehingga masyarakat juga dapat memahami dan menerapkannya dilapangan.(mcb/humas)

Leave a Comment