Share

Kurangi Angka Golput, Sosialisasi Pemilu di Lima Sekolah

Setyo Hartono juga memberi tips kepada pemilih pemula untuk bisa mengenal para calon legislatif maupun presiden di pemilu 2014 ini. “Dengarkan visi dan misinya saat kampanye, cari tahu sebanyak-banyaknya tentang informasi caleg-caleg maupun calon presiden. Setelah itu memilih dengan hati yang menurut anda paling benar,” lanjutnya.

Bojonegoro (Media Center) – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2014, Pemkab Bojonegoro melalui Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpolinmas) menggelar sosialisasi ke lima sekolah tingkat SMA-SMK di Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satunya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Bojonegoro, Selasa (18/3/2014).

Kegiatan yang diikuti lebih dari 200 siswa ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Drs. H. Setyo Hartono, MM yang memberikan sambutan sekaligus membuka acara ini. Selain itu, hadir pula Husnul Khuluq, Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Wabup meminta agar para siswa yang merupakan pemilih pemula ini bisa memilih dengan hati nurani. Karena saat ini banyak terjadi praktek money politic, maka sebagai pemilih pemula harus pintar-pintar memilih wakil rakyatnya.

“Kalau ada yang memberi uang, terima uangnya tapi waktu memilih pilihlah yang sesuai hati nurani,” kelakarnya yang disambut tawa para siswa yang hadir di halaman SMKN 2 Bojonegoro.

Setyo Hartono juga memberi tips kepada pemilih pemula untuk bisa mengenal para calon legislatif maupun presiden di pemilu 2014 ini. “Dengarkan visi dan misinya saat kampanye, cari tahu sebanyak-banyaknya tentang informasi caleg-caleg maupun calon presiden. Setelah itu memilih dengan hati yang menurut anda paling benar,” lanjutnya.

Sementara itu, Khusnul Huluq selaku Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro menyatakan bahwa pelaksanaan sosialisasi kampanye ini sangat penting untuk dilakukan. Hal ini lantaran para pemilih pemula sangat rentan dipengaruhi oleh oknum-oknum tertentu, sehingga perlu diberi pendidikan soal pemilu.

“Selain agar siswa bisa terdorong untuk memilih dengan hati nurani, hal ini tentu saja untuk meminimalisir angka golput,” ungkapnya usai menghadiri acara sosialisasi ini.

Hal serupa juga dinyatakan oleh Hidayat Rahman, Plt. Kepala SMKN 2 Bojonegoro. Ia menyatakan bahwa sebagian besar pemilih pemula dari sekolah-sekolah masih minim pengetahuan tentang pemilihan umum yang akan berlangsung. “Dengan ada sosialisasi seperti ini semoga nanti siswa-siswi pemilih pemula lebih bisa membuka wawasan soal memilih calon yang tepat,” tuturnya. (lyamcb)

Leave a Comment