Share

Langkah Antisipatif Saat Hujan Abu

Berikut ini tips-tips antisipatif saat merasakan dampak hujan abu vulkanik (dari berbagai sumber)

Berikut ini tips-tips antisipatif saat merasakan dampak hujan abu vulkanik (dari berbagai sumber)

Tips Umum:

  1. Usahakan untuk tinggal di dalam rumah atau tempat pengungsian selama mungkin guna meminimalkan paparan debu secara langsung kepada tubuh kita.
  2. Jika ingin keluar rumah, gunakan masker wajah yang dapat mengurangi terhirupnya partikel abu. Penggunaan masker dapat membuat napas menjadi lebih sulit, tapi hal ini penting untuk menghindari terhirupnya abu vulkanik.
  3. Jika tidak mempunyai masker, gunakan sapu tangan, kain atau pakaian lain yang dapat menyaring partikel abu. Untuk meningkatkan efektivitasnya bisa membasahi kain dengan menggunakan air.
  4. Gunakan kacamata dan segera lepaskan lensa kontak yang dipakai untuk melindungi mata dari iritasi.
  5. Usahakan untuk selalu menggunakan baju berlengan panjang dan celana panjang jika ingin bepergian atau hendak membersihkan abu.
  6. Hati-hati saat mengkonsumsi air minum. Usahakan air yang dikonsumsi tidak tercemar abu vulkanik.
  7. Usahakan untuk menyiapkan pertolongan pertama yang diperlukan, seperti obat, minuman, makanan, dan pakaian ganti.


Tips jika mata kemasukan abu atau debu:

  1. Usahakan untuk tidak menggosok mata, karena menggosok mata akan membuat permukaan mata tergores dan dapat menyebabkan terjadinya infeksi,seperti mata merah atau iritasi.
  2. Pejamkan mata untuk beberapa saat, karena air mata akan berusaha membersihkan mata dari debu atau partikel yang masuk.
  3. Jika tidak berhasil bisa dengan cara mencelupkan mata ke dalam air yang bersih untuk membantu mengeluarkannya.
  4. Jika belum bisa keluar juga, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan.


Tips jika mengalami sesak napas akibat menghirup abu:

  1. Berikan obat semprot inhaler.
  2. Membantu seseorang ke posisi yang nyaman, terutama duduk tegak sambil bersandar dan hindari memposisikan orang untuk tiduran.
  3. Cobalah untuk mengajaknya bernapas perlahan-lahan dan dalam.
  4. Jika obat inhaler tidak memberikan pengaruh atau justru bertambah parah, mintalah pertolongan medis.

Leave a Comment