Share

Libur Lebaran, Wisata Bojonegoro “Banjir” Pengunjung

Bojonegoro, 27/6 (Media Center) – Masyarakat mulai menyerbu sejumlah obyek wisata di Bojonegoro, Jawa Timur, pada hari ketiga lebaran Idul Fitri 1438 H, mSelasa (27/6). Dari sejumlah destinasi wisata andalan Bojonegoro, Kahyangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, merupakan yang paling banyak dikunjungi wisatawan dengan jumlah pengunjung mencapai 2.535 orang.

Obyek wisata Kahyangan api ini menawarkan wisata alam berupa api abadi yang tak pernah padam, meskipun diguyur hujan deras. Selain itu wisata ini dikenal sebagai tempat pembuatan pusaka dan senjata prajurit pada masa Kerjaan Majapahit yang dilakukan Mpu Kusumo.

Selain Kahyangan Api, wisata buatan Dander Water Park di Desa Dander, Kecamatan Dander, menjadi tujuan wisatawan. Dengan jumlah pengunjung mencapai 1.737 orang.

Wisata ini menawarkan sejumlah wahana bagi anak-anak.

Kemudian obyek wisata Waduk Pacal di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, dengan jumlah pengunjung sebanyak 756 orang. Wisata alam ini menyuguhkan panorama alam yang indah dan sejarah pembuatan waduk pada zaman kolonial Belanda.

“Itu berdasarkan jumlah tiket yang terjual hari ini,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Harnoto, Selasa (27/6) sore.

Sementara, harga tiket masuk untuk Khayangan Api Rp8.500, termasuk asuransi Rp1000. Waduk Pacal Rp6000 termasuk asuransi Rp1000, dan tiket Dander Water Park Rp10.000, termasuk asuransi Rp1000.

Harnoto memprediksi jumlah pengunjung wisata ini akan terus meningkat. Karena libur lebaran masih panjang.

“Kemungkinan pada Sabtu dan Minggu nanti pengunjung membludak. Sebab hari ini masyarakat masih halal bi bahal ke sanak saudaranya,” ucap Harnoto.

Selain tiga obyek wisata tersebut, ada sejumlah destinasi wisata andalan Bojonegoro. Yakni Bukit Cinta di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Agrowisata Kebun Belimbing di Desa Ringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kebun Jambu Kristal di Desa Padang dan Mori, Kecamatan Trucuk, dan wisata sumur minyak tua Teksas Wonocolo di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan.

Salah satu pengunjung Khayangan Api, Maskur mengaku sengaja mengajak familinya dari Surabaya untuk mengunjungi obyek wisata tersebut.

“Mumpung tadi habis halal bi halal di Ngambon, sekalian mampir ke sini,” ucap warga Balen ini.(dwi/mcb)

Leave a Comment