Share

Lifting Migas di Blok Cepu Bojonegoro Meningkat

Di lapangan migas Banyuurip (Blok Cepu) yang ada di Bojonegoro, pada tri wulan pertama tahun 2014, didapatkan angka 2.512.681,70 Barel atau 27.918,69 barel per hari, angka ini meningkat dibanding produksi pada tri wulan sebelumnya yang mencapai 27.505 barel per hari

Bojonegoro (Media Center) – Lifting minyak bumi untuk Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur pada Triwulan I 2014 ini mencapai 5,05 juta barel.  Salah satu yang mengalami peningkatan adalah yang lifting migas di kawasan blok cepu, yakni mengalami peningkatan dari tri wulan sebelumnya.

Di lapangan migas Banyuurip (Blok Cepu) yang ada di Bojonegoro, pada tri wulan pertama  tahun 2014, didapatkan  angka 2.512.681,70 Barel atau 27.918,69 barel per hari, angka ini meningkat dibanding produksi pada tri wulan sebelumnya yang mencapai 27.505 barel per hari.

Meski demikian, secara keseluruhan, hasil lifting migas untuk Bojonegoro masih sedikit menurun dari total hasil lifting triwulan sebelumnya yang mencapai 5,34 juta barel.  Dibanding dengan target yang tercantum dalam prognosa APBN 2014, hasil capaian lifting minyak bumi di Bojonegoro mencapai 15,17% dari target lifting satu tahun ini.

Berdasarkan hal tersebut, maka rata-rata hasil lifting migas pada Triwulan 1 2014 ini (Desember-Februari) untuk seluruh Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) mencapai 54.144 Barel per hari, sementara di triwulan sebelumnya mencapai atau 58,7 Ribu Barel per hari. Jumlah tersebut tidak termasuk lifting migas di sumur Tiung Biru, hal ini dikarenakan khusus sumur Tiung Biru yang dioperatori oleh PT Pertamina EP, angka produksinya merupakan akumulatif dari tahun sebelumnya.

Salah satu penyebab menurunnya lifting migas di Bojonegoro adalah dikarenakan adanya insiden pada awal tahun 2014. Insiden tersebut memengakibatkan ditutupnya Sumur Mudi dan Sukowati selama 10 hari. Kedua sumur tersebut dioperatori oleh JOB PPEJ. (*/mcb)

Leave a Comment